KPU Venezuela Perkenalan Sistem Voting Otomatis Untuk Pemilu Desember 2020

Presentasi sistem voting otomatis oleh CNE di Caracas, Jumat (9/10). Repro

Dewan Pemilihan Nasional (CNE) Venezuela, semacam Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat pagi (9/10) waktu setempat memperkenalkan sistem voting otomatis yang akan digunakan dalam pemilihan anggota Majelis Nasional tanggal 6 Desember mendatang.

Sistem voting otomatis itu merupakan pengembangan dari sistem voting otomatis yang digunakan dalam beberapa pemilihan umum sebelumnya, termasuk pemilihan presiden di bulan Mei 2018. Setelah kebakaran besar di fasilitas CNE bulan Maret lalu menghanguskan ribuan unit mesin pemungutan suara, Venezuela mengembangkan mesin pemungutan suara baru. Teknologi dan mesin yang dihasilkan semuanya made in Venezuela.

Ketua CNE Indira Alfonzo dengan bangga memperkenalkan sistem voting otomatis itu di hadapan perwakilan partai politik peserta pemilu dan awak media, baik lokal maupun internasional, yang mengikuti kegiatan secara langsung menggunakan aplikasi Zoom.

Dalam penjelasannya, Indira Alfonzo menjamin keamanan sistem voting otomatis itu.

Dia juga mengatakan, dengan sistem voting otomatis baru ini waktu yang digunakan pemilih untuk memberikan pilihan sekitar dua sampai tiga menit. Prosesor di dalam mesin tersebut bekerja dengan cepat untuk mengindetifikasi suara yang diberikan pemilih.

Kecepatan alam proses pemberian suara adalah hal yang penting di tengah situasi pandemi Covid-19.

Setelah menjelaskan berbagai aspek teknis yang dimiliki sistem voting otomatis baru itu, CNE menyelenggarakan simulasi singkat yang menggambarkan proses pemberian suara.

Dimulai dari saat pemilih datang dan memperlihatkan kartu identitas kepada panitia, diikuti pencocokan kartu identitas dengan sidik jari, sampai memberikan suara di dalam bilik suara dan memasukan print out ke kotak suara.

Hal terakhir yang dilakukan pemilih adalah menandatangani daftar hadir dan membubuhkan cap jempol di kertas absensi.

Dari 167 anggota Majelis Nasional Venezuela terdiri, 113 di antaranya dipilih menggunakan sistem first-past-the-post dimana calon terpilih adalah yang mendapatkan suara terbanyak. Sebanyak 51 anggota Majelis Nasional Venezuela dipilih menggunakan sistem proporsional, dan tiga lainnya merupakan wakil dari kelompok masyarakat pribumi.

Kolom Komentar


Video

Pendemi Covid-19, Ilhami Sari Rogo Wujudkan Agrowisata Unila dan Hortipark Pesawaran

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Kasus Foto Satir Makin Panas, Scott Morrison Menulis Di WEChat Tenangkan Komunitas China Di Australia
Dunia

Kasus Foto Satir Makin Panas..

02 Desember 2020 07:02
Kapal Oruc Reis Kembali Ke Pelabuhan, Turki Siap Berdialog Dengan Yunani
Dunia

Kapal Oruc Reis Kembali Ke P..

02 Desember 2020 06:47
China Tanggapi Laporan NATO Tentang Kebangkitan Militernya: Kami Siap Berdialog!
Dunia

China Tanggapi Laporan NATO ..

02 Desember 2020 06:22
Pakistan Mantap Borong Drone Buatan Turki Setelah Melihat Kemenangan Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh
Dunia

Pakistan Mantap Borong Drone..

02 Desember 2020 06:03
Muncul Kluster Baru Di Seoul, 163 Orang Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19
Dunia

Muncul Kluster Baru Di Seoul..

02 Desember 2020 00:17
Soal Rencana Pembelajaran Tatap Muka, IDAI Tekankan Pentingnya Utamakan Kesehatan Anak
Dunia

Soal Rencana Pembelajaran Ta..

01 Desember 2020 23:05
Bak Romeo Dan Juliet, Pasutri Di Michigan Meninggal Dunia Bersamaan Karena Covid-19
Dunia

Bak Romeo Dan Juliet, Pasutr..

01 Desember 2020 17:31
Taiwan Larang Sementara Pekerja Asal Indonesia Memasuki Negaranya Selama Dua Pekan, Berlaku Mulai 4 Desember
Dunia

Taiwan Larang Sementara Peke..

01 Desember 2020 16:54