Prof Muradi: Kalau Proyek KFX/IFX Mau Lancar, Korsel Jangan Kayak Debt Collector!

Guru Besar Universitas Padjajaran, Prof Muradi/Repro

Mangkraknya proyek pembangunan pesawat jet tempur antara Indonesia dan Korea Selatan KFX/IFX lantaran Korea Selatan terlalu agresif.

Selama ini Korea Selatan sering mendesak Menhan Prabowo untuk segera menyelesaikan proyek tersebut.

Proses renegoisiasi saat ini tengah dilakukan Indonesia. Sebelumnya kontribusi Indonesia dalam pembangunan proyek pesawat jet tempur itu ada di angka 20 persen.

Prabowo atas pesan presiden Jokowi telah minta diturunkan menjadi 15 persen.

Pakar militer Prof Muradi menyampaikan, jika Korea Selatan mau proyeknya dengan Indonesia berjalan lancar harus mampu memahami kondisi Indonesia.

“Korea harus bisa memahami konteks Indonesia. Jadi, jangan sampai kemudian nyecer kayak debt collector ya, berkali-kali debt collector dia,” tegas Prof Muradi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/10).

Terlebih, kata Prof Muradi, Korea Selatan kerap meremehkan kondisi keuangan Indonesia. Sehingga, hal tersebut membuat Indonesia sebagai pembeli berpikir ulang untuk kerjasama.

“Kemudian datang minta ini itu, Indonesia punya uang enggak sih dsb. Itu kan berkali-kali ditanyakan dan itu bahasanya agak tidak byaman ya,” katanya.

“Karena apa buat mereka ok saya kasih teknologi tapi uangnya ada enggak? Harusnya itu sudah klir ketika ada BtoB plus GtoG itu yanh kemudian saya kira perlu ditegaskan,” tandasnya.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Menlu AS Waswas, China Makin Agresif Terhadap Taiwan
Dunia

Menlu AS Waswas, China Makin..

11 April 2021 22:19
IMF: Ketidakadilan Vaksin Covid-19 Ancam Pemulihan Ekonomi Timur Tengah
Dunia

IMF: Ketidakadilan Vaksin Co..

11 April 2021 22:09
Kampanye Vaksinasi Tembus 100 Juta Dosis, India Klaim jadi Negara Tercepat Di Dunia
Dunia

Kampanye Vaksinasi Tembus 10..

11 April 2021 21:48
Peru Gelar Pilpres Di Tengah Pandemi, 18 Capres Bersaing
Dunia

Peru Gelar Pilpres Di Tengah..

11 April 2021 21:32
China Rilis Hotline Untuk Laporkan Komentar Buruk Soal Sejarah Di Dunia Maya
Dunia

China Rilis Hotline Untuk La..

11 April 2021 21:18
Di Tengah Ketegangan Dengan Rusia, Turki Tegas Dukung Ukraina
Dunia

Di Tengah Ketegangan Dengan ..

11 April 2021 20:24
Rombak Pemerintahan, Jenderal Militer Hingga Wamenhan Sudan Selatan Diganti
Dunia

Rombak Pemerintahan, Jendera..

11 April 2021 19:46
Korsel Siap Gunakan Kembali Vaksin AstraZeneca, Tapi Bukan Untuk Orang Usia Di Bawah 30 Tahun
Dunia

Korsel Siap Gunakan Kembali ..

11 April 2021 19:32