Dikritik Masuk Dewan HAM, China: AS Lebih Baik Selesaikan Isu Rasisme Dan Kekerasan Polisi

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian/Net

China membalas kritikan Amerika Serikat (AS) perihal terpilihnya Beijing menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB periode tiga tahun ke depan, yang dimulai pada Januari 2021. 

Dalam konferensi pers di Beijing pada Rabu (14/10), jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan AS tidak memiliki hak untuk mengomentari pemilihan tersebut lantaran Washington telah menarik diri dari Dewan HAM PBB pada 2018.

"AS tidak dalam posisi untuk menunjuk Dewan Hak Asasi Manusia PBB karena menarik diri darinya dan menentang komunitas internasional," ujar Zhao, dikutip dari AA.

"China mendesak AS untuk berhenti menyebarkan 'virus politik'," lanjutnya.

Pada Selasa (13/10), China, Rusia, dan Kuba terpilih menjadi tiga anggota Dewan HAM PBB. Menanggapi keputusan itu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengkritisinya.

Pompeo menyebut China tidak sepatutnya dijadikan anggota karena adanya isu pelanggaran HAM di Xinjiang. Alih-alih, ia menyebut, AS memiliki komitmen yang tidak terukur dalam menegakkan HAM.

"Kami telah mengidentifikasi dan menghukum pelanggar HAM di Xinjiang, Myanmar, Iran, dan tempat lain," kata Pompeo.

Membalas kritikan itu, Zhao menyoroti isu rasisme dan kekerasan oleh petugas polisi di AS yang saat ini tengah mencuat.

"Sebaliknya, (AS harus) melakukan upaya untuk melindungi hak asasi warga AS, yaitu hilangkan rasisme dan kekerasan polisi. AS harus berhenti menggunakan HAM sebagai alasan untuk mencampuri urusan dalam negeri orang lain," tegasnya.

Selain China, Rusia dan Kuba, negara-negara yang menjadi anggota Dewan HAM lainnya adalah Pantai Gading, Gabon, Malawi, Senegal, Cina, Nepal, Pakistan, Uzbekistan, Ukraina, Bolivia, Meksiko, Prancis dan Inggris.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Presiden Armenia Minta Rakyat Bisa Saling Bergandengan Tangan Hadapi Situasi Pasca Perang
Dunia

Presiden Armenia Minta Rakya..

05 Desember 2020 17:27
Beri Contoh Pada Rakyatnya, Erdogan Siap Disuntik Vaksin Covid-19
Dunia

Beri Contoh Pada Rakyatnya, ..

05 Desember 2020 17:05
Ajudan Senator Republik Georgia Tewas Dalam Kecelakaan Mobil Beruntun, Mike Pence Berduka: Dia Pemuda Yang Luar Biasa
Dunia

Ajudan Senator Republik Geor..

05 Desember 2020 16:47
Undang Aktivis Pro-Demokrasi, Politisi Denmark Kena Amukan China: Jangan Ikut Campur Urusan Hong Kong!
Dunia

Undang Aktivis Pro-Demokrasi..

05 Desember 2020 16:34
Badan Keamanan Lebanon Ungkap Rencana Pembunuhan Sejumlah Tokoh Masyarakat
Dunia

Badan Keamanan Lebanon Ungka..

05 Desember 2020 15:37
Penemuan Luar Biasa Dari Penggalian Kota Pompeii: Harta Karun Orang Romawi Terkaya Bernama Quintus Poppaeus
Dunia

Penemuan Luar Biasa Dari Pen..

05 Desember 2020 15:16
Perang Telah Berakhir, Namun Perjuangan Melawan Stres Pasca-Trauma Baru Saja Dimulai
Dunia

Perang Telah Berakhir, Namun..

05 Desember 2020 14:46
Belasan Penambang Terjebak Tanah Longsor Di Tambang Emas Ilegal Nikaragua
Dunia

Belasan Penambang Terjebak T..

05 Desember 2020 13:48