Xi Jinping Janjikan Hubungan China-Guinea Ekuatorial Ke Level Yang Lebih Tinggi

Presiden Xi Jinping dan Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo/Net

China berkomitmen untuk semakin meningkatkan kerjasama dengan Guinea Ekuatorial. Memperingati 50 tahun hubungan diplomatik yang hangat antar dua negara, Presiden Xi Jinping bertukar ucapan selamat kepada mitranya Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo seraya menekankan untuk mendorong hubungan bilateral antar dua negara ke tingkat yang baru

Dalam pertukaran pesan ucapan selamat pada Kamis (15/10), Xi menggarisbawahi pentingnya pengembangan hubungan China-Guinea Ekuatorial dan bersedia bekerja dengan Obiang untuk mengkonsolidasikan rasa saling percaya dalam politik dan memperdalam kerja sama dalam kerangka Belt and Road Initiative.

Selain itu juga meningkatkan kerjasama China-Afrika, sehingga membawa manfaat bagi kedua negara dan rakyatnya.

Sejak pembentukan hubungan diplomatik 50 tahun yang lalu, kedua belah pihak selalu tulus dan bersahabat satu sama lain, dan saling mendukung dengan teguh dalam masalah-masalah yang menyangkut inti masing-masing.

"Kami bekerja bersama untuk kepentingan bersama tidak peduli bagaimana lanskap internasional telah berubah," ujar Xi, seperti dikutip dari Uganda News, Kamis (15/10).

"Kerja sama praktis bilateral telah membuahkan hasil dan membawa manfaat nyata bagi rakyat kedua negara," tambah Xi.

Sejak wabah Covid-19, Xi mencatat bahwa China dan negara-negara Afrika, termasuk Guinea Ekuatorial, telah berdiri bersama untuk memerangi pandemi dan melakukan segala yang mereka bisa untuk melindungi kehidupan masyarakat, yang telah memperkaya persahabatan China-Afrika.

Bagi Obiang, kedua negara telah berjalan seiring, dan senantiasa menjaga saling pengertian, sehingga kerjasama bilateral di berbagai bidang telah tercapai. Dalam ucapan selamatnya Obiang mengatakan kerjasama itu membawa hasil yang bermanfaat.

Guinea Ekuatorial dan China memiliki kemunduran serupa dalam sejarah, kata Obiang, menambahkan bahwa pada saat komunitas internasional menghadapi tantangan besar, kedua negara menjunjung tinggi posisi bersama untuk menjaga prinsip-prinsip multilateralisme, dialog dan konsultasi, serta non- campur tangan dalam urusan internal negara lain, dan untuk menjaga kepentingan bersama.

Guinea Ekuatorial adalah salah satu negara di Afrika Tengah yang secara resmi disebut sebagai Republik Guinea Khatulistiwa.  Negara bekas koloni Spanyol ini terletak di Teluk Guinea.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Bagi-bagi Vaksin, India Kirim 1,5 Juta Dosis Untuk Myanmar
Dunia

Bagi-bagi Vaksin, India Kiri..

22 Januari 2021 18:04
15 Tahun Mendekam Di Penjara Israel, Narapidana Palestina Meninggal Dunia Setelah Disuntik Vaksin Virus Corona
Dunia

15 Tahun Mendekam Di Penjara..

22 Januari 2021 17:37
Sekian Lama Bertahan, Hong Kong Akhirnya Bersiap Lockdown Ribuan Warga Karena Virus Corona
Dunia

Sekian Lama Bertahan, Hong K..

22 Januari 2021 17:13
Empat Pejabat Tinggi Irak Dicopot Usai Serangan Bom Kembar Di Baghdad
Dunia

Empat Pejabat Tinggi Irak Di..

22 Januari 2021 17:09
Petugas Krematorium Jerman: Masih Banyak Yang  Anggap Remeh Corona, Padahal Sudah Ratusan Peti Mati Di Sini
Dunia

Petugas Krematorium Jerman: ..

22 Januari 2021 16:34
Tombol Merah Ajaib Trump Sudah Tidak Ada Lagi Di Meja Presiden Biden
Dunia

Tombol Merah Ajaib Trump Sud..

22 Januari 2021 16:16
Rapper Top AS Lil Wayne Ungkap Terima Kasih Kepada Donald Trump Atas Pengampunannya
Dunia

Rapper Top AS Lil Wayne Ungk..

22 Januari 2021 16:05
PBB Adopsi Resolusi Baru Untuk Perangi Sektarianisme Dan Lindungi Situs Suci
Dunia

PBB Adopsi Resolusi Baru Unt..

22 Januari 2021 15:46