Ratusan Warganya Terpapar Virus Corona Di Italia, Kedubes China Ingatkan Agar Tidak Terpengaruh Optimisme Buta

Warga di Milan Italia, mengantre saat memasuki supermarket demi menjaga jarak/Net

Kedutaan Besar China di Italia mengatakan bahwa setidaknya ada 100 warga China di Italia yang saat ini positif terinfeksi virus corona di tengah gelombang kedua virus yang kembali memukul negara itu.

Kedutaan China memperingatkan warganya agar tidak terlena 'optimisme buta' tentang penyebaran virus itu, sehingga mengabaikan pedoman kesehatan yang selama ini dilakukan.

"Baru-baru ini, ada banyak kluster infeksi di komunitas China [yang ada di Italia], terkait dengan kerumuman saat pekerjaan dan produksi dilanjutkan," kata Kedutaan China di Roma dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari SCMP, Jumat (16/10).

Dikatakan bahwa hampir 100 pelancong Tiongkok dan misi pertukaran pelajar telah terinfeksi, dan beberapa kasus serius.

"Jangan berada di bawah pengaruh optimisme buta. Harap selalu ingatkan diri Anda sendiri bahwa epidemi masih lebih kuat daripada harimau,” kata kedutaan, mendesak orang-orang untuk mengambil tindakan pencegahan kebersihan ekstra di tempat kerja dan sekolah.

Italia dan negara-negara Eropa lainnya meningkatkan tindakan pencegahan virus corona karena jumlah infeksi harian pada gelombang kedua melebihi yang pertama

Italia melaporkan lebih dari 8.000 kasus virus corona baru pada hari Kamis (15/10), lebih tinggi dari puncak sekitar 6.500 kasus per hari pada bulan Maret lalu.

Infeksi turun menjadi satu hingga dua ratus kasus per hari selama musim panas sebelum mulai meningkat lagi pada bulan Agustus dan September.

Bulan lalu, Kedutaan Besar China memperingatkan siswa valuta asing China tentang meningkatnya jumlah infeksi di Italia, dan mengatakan kepada mereka untuk menghindari pertemuan dan meningkatkan langkah-langkah kebersihan saat sekolah kembali ke sesi setelah musim panas.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte memberlakukan langkah-langkah pengendalian virus baru yang ketat pada hari Selasa, melarang acara sosial dan olahraga amatir, termasuk sepak bola.

Bintang sepak bola Portugal Cristiano Ronaldo, yang bermain untuk klub Italia Juventus di kota Turin, dinyatakan positif mengidap virus corona minggu ini dan dituduh melanggar langkah-langkah pengendalian virus yang membatasi perjalanan.

Di tempat lain di Eropa, infeksi juga meningkat. Jerman melaporkan lebih dari 6.600 kasus pada Kamis, di atas level tertinggi gelombang pertama, sementara Prancis melaporkan 30 ribu infeksi baru pada Kamis.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02