Senator Partai Republik Diduga Sengaja Mengejek Nama Kamala Harris, Partai Demokrat Tuntut Permintaan Maaf

Politikus David Perdue dianggap sengaja salah ucapkan nama Kamala Harris/Net

Politikus David Perdue, mengejek Kamala Harris, koleganya di parlemen yang menjadi calon wakil presiden dari Partai Demokrat. Perdue terlihat salah mengeja nama Kamala Harris saat berpidato pada rapat umum bersama Presiden Donald Trump di Georgia pada Jumat (16/10).

Saat mengakiri pidatonya, Perdue mengucapkan kata "KAH-mah-lah? Kah-MAH'-lah? Kamala-mala-mala?" katanya mengeja nama Kamala Harris. Kemudian dengan 'terlihat' putus asa dia berkata, "Saya tidak tahu. Masa bodo!" yang kemudian disambut gelak tawa yang hadir di sana.

Seorang juru bicara Perdue mengatakan bahwa sang senator tidak bermaksud apa-apa dengan perkataannya itu, tidak ada indikasi mengejek, seperti dilaporkan AP, Sabtu (17/10).

Lawan politik Harris telah berulang kali salah mengucapkan namanya sejak dia menjadi wanita kulit hitam pertama dan orang pertama keturunan Asia Selatan yang mendapatkan tiket sebagai calon wakil presiden AS.

Demokrat mengatakan kesalahan pengucapan itu mirip dengan rasisme. Nama depan yang dilafalkan "KAH-mah-lah" - atau, seperti yang dijelaskan dalam biografinya, 'koma-la,' seperti tanda baca.

Trump dan Wakil Presiden Mike Pence juga yang termasuk di antara para Republikan yang berulang kali salah mengucapkannya. Beberapa Demokrat, termasuk mantan Presiden Barack Obama, juga salah mengeja nama Kamala.

Juru bicara Harris, Sabrina Singh, menanggapi komentar Perdue dalam tweet-nya dengan mengatakan itu benar-benar rasis.

“Itu sangat rasis. Pilih dia (Kamala)," katanya.

Dalam tweet kedua, Singh menulis, "Dia telah menjadi rekan senatnya selama lebih dari 3 tahun. Tiga. Tahun. TIGA. Harusnya bisa melakukan (mengucapkan nama itu) lebih baik. "

Casey Black, juru bicara kampanye Perdue, men-tweet bahwa senator itu salah mengucapkan nama Kamala Harris, tetapi tidak perlu dibesar-besarkan.

"Dia tidak bermaksud apa-apa dengan itu," tulis Black.

Namun, Partai Demokrat wilayah Georgia menuntut Perdue meminta maaf.

"Kesalahan pengucapan Senator Perdue atas nama Kamala Harris yang tidak sopan itu, nampak disengaja. Itu adalah taktik fanatik dan rasis langsung dari buku pegangan Presiden Trump," kata Nikema Williams, ketua Partai Demokratik Georgia, dalam sebuah pernyataan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02