Menlu Armenia Sesali Ekspansi Turki Yang Dukung Azerbaijan Dengan Kerahkan Teroris Di Zona Konflik

Menlu Zohrab Mnatsakanyan dan Sekjen CSTO Stanislav Zas./Net

Menteri Luar Negeri Armenia Zohrab Mnatsakanyan pada Kamis melakukan percakapan telepon dengan Sekretaris Jenderal Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) Stanislav Zas.

Situasi yang diciptakan oleh agresi besar-besaran yang dilakukan oleh Azerbaijan di zona konflik Nagorno-Karabakh (Artsakh), menjadi topik pembicaraan dua petinggi itu, seperti dilaporkan oleh Kementerian Luar Negeri.

Zohrab Mnatsakanyan menegaskan kembali komitmen Armenia untuk melaksanakan 'Pernyataan bersama 10 Oktober' yang telah disepakati oleh Menteri Luar Negeri Armenia dan Azerbaijan yang dimediasi Rusia, tentang gencatan senjata dan penguatannya. Sayangnya kesepakatan itu gagal terpenuhi, membuat Mnatsakanyan  mengungkapkan keprihatinan yang mendalam.

Mnatsakanyan secara khusus menekankan tidak dapat diterimanya pelanggaran provokatif angkatan bersenjata Azerbaijan di wilayah kedaulatan Armenia.

Dia menambahkan bahwa tindakan agresif Azerbaijan ini disertai dengan berbagai pelanggaran hukum humaniter dan adat internasional. Pashinyan menegaskan  prioritasnya untuk memastikan keselamatan dan eksistensial rakyat Artsakh melalui dukungan dan pengakuan hak mereka untuk hidup bebas dan aman di tanah air mereka sendiri.

Mnatsakanyan juga menyesali kebijakan ekspansionis Turki yang mendukung tanpa syarat Azerbaijan dengan mengerahkan teroris bersenjata internasional di zona konflik, menekankan bahwa kecenderungan Azerbaijan yang tidak dapat diubah untuk menjadi pusat terorisme internasional merupakan ancaman bagi kawasan CSTO.

Mnatsakanyan menegaskan bahwa pimpinan politik Armenia selalu menilai situasi militer dan langkah-langkah yang ditimbulkannya, juga mempertimbangkan kemungkinan dimulainya proses regulasi CSTO.

Kepada Sekretaris Jenderal CSTO,  Mnatsakanyan menekankan lagi bahwa Armenia akan terus menginformasikan kepada CSTO dan negara anggota lainnya tentang situasi saat ini, dan konsekuensi dari agresi Azerbaijan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02