Lanjutkan Hukuman Mati, AS Akan Eksekusi Terpidana Wanita Yang Membunuh Ibu Hamil

Ilustrasi/Net

Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya dalam enam dekade akan mengeksekusi narapidana wanita yang telah divonis hukuman mati.

Lisa Montgomery adalah pelaku pembunuhan seorang wanita hamil, Bobbie Jo Stinnett yang berusia 23 tahun di kota Skidmore, Missouri barat laut pada Desember 2004.

Montgomery dijadwalkan akan dieksekusi dengan suntikan mati pada 8 Desember di Kompleks Permasyarakatan Federal di Terre Haute, Indiana. Ia akan menjadi narapidana federal kesembilan yang dihukum mati sejak Departemen Kehakiman melanjutkan eksekusi pada Juli, setelah hampir 20 tahun absen.

Dimuat Stuff pada Sabtu (17/10), Montgomery membunuh Stinnett di rumah wanita hamil itu yang terletak di Skidmore. Pada awalnya, Montgomery berkendara dari rumahnya di Kansas untuk mengadopsi anak anjing.

Ketika dia tiba di rumah Stinnett, Montgomery menggunakan tali untuk mencekik Stinnett yang sedang hamil delapan bulan. Stinnett yang masih dalam keadaan sadar berusaha membela diri ketika Montgomery menggunakan pisau dapur membelah perutnya untuk mengambil bayi perempuan Stinnett.

Jaksa penuntut mengatakan Montgomery mengeluarkan bayi itu dari tubuh Stinnett, membawa anak itu bersamanya, dan berusaha untuk menyamar sebagai anaknya.

Pengacara Montgomery berpendapat bahwa dia menderita delusi ketika membunuh Stinnett, tetapi juri menolak pembelaannya.

Pengacaranya juga berpendapat bahwa dia menderita pseudocyesis, yang menyebabkan seorang wanita salah percaya bahwa dia hamil dan menunjukkan tanda-tanda kehamilan.

Selain Montgomery, Departemen Kehakiman pada Jumat (16/10) juga menjadwalkan eksekusi seorang pria yang dihukum dalam pembunuhan dua menteri pemuda pada 1999 di Texas.

Brandon Bernard, 40 tahun, dijadwalkan akan dieksekusi dengan suntikan mematikan pada 10 Desember.

Bernard dan rekan tergugatnya, Christopher Vialva, dihukum dalam penculikan dan pembunuhan pada 1999 terhadap Todd dan Stacie Bagley, pasangan dari Iowa yang berhenti untuk menggunakan telepon umum di Killeen, Texas.

Pasangan itu setuju untuk memberi tumpangan pada Vialva dan dua lainnya. Namun Vialva mengeluarkan pistol, memaksa pasangan itu masuk ke bagasi dan berkendara selama beberapa jam, berhenti di ATM untuk menarik uang tunai dan mencoba menggadaikan cincin kawin wanita itu. Kedua korban ditembak di bagian kepala dan ditempatkan di bagasi mobil mereka, yang kemudian dibakar.

Vialva dieksekusi bulan lalu di Kompleks Pemasyarakatan Federal di Terre Haute.

Eksekusi federal dimulai pada 14 Juli, dengan pengeksekusian terhadap mantan supremasi kulit putih Daniel Lewis Lee. Sejak itu, enam orang lainnya telah dihukum mati dan seorang pria lainnya, Orlando Hall, dijadwalkan akan dieksekusi bulan depan.

Kelompok anti-hukuman mati mengatakan Presiden AS Donald Trump mendorong eksekusi selama musim kampanye dalam upaya untuk meningkatkan reputasi sebagai pemimpin hukum dan ketertiban.

Sebelum eksekusi kembali pada musim panas ini, otoritas federal hanya mengeksekusi tiga tahanan dalam 56 tahun sebelumnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02