Meski Menang Telak Di Pemilu, Jacinda Ardern Pertimbangkan Kemungkinan Koalisi

Jacinda Ardern mempertimbangkan kemungkinan koalisi/Net

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berhasil melanggengkan kekuasannya setelah mendapatkan kemenangan telak dalam pemilihan umum bersejarah akhir pekan ini.

Berdasarkan hasil pemilu yang digelar di neara tersebut (Sabtu, 17/10), Partai Buruh di mana Ardern bernaung, memenangkan 64 dari 120 kursi di parlemen Selandia Baru.

Meski dengan perolehan tersebut, Partai Buruh akan bisa memerintah sendiri, namun Ardern mengaku bahwa dia masih mempertimbangkan kemungkinan untuk membentuk pemerintahan koalisi.

Pada Minggu (18/10), Ardern mengatakan bahwa dia membutuhkan waktu dua hingga tiga minggu untuk secara resmi membentuk pemerintahan, setelah pembicaraan dengan mitra koalisi potensial.

The Guardian mengabarkan, Ardern akan melakukan kontak dengan banyak kandidat Partai Buruh, termasuk mantan guru musik dan pemimpin gereja di Hamilton, seorang bidan di Christchurch, dan orang tua asuh serta advokat pemuda di New Plymouth.

Sementara itu, wakil pemimpin Partai Hijau James Shaw dan Marama Davidson telah mengonfirmasi bahwa mereka telah berbicara dengan Ardern. Partai itu memenangkan 10 kursi di parlemen, dua lebih banyak dari pemilihan sebelumnya, dan berharap diundang untuk bergabung dengan pemerintahan Ardern selanjutnya.

Kemenangan Ardern banyak disambut pemimpin negara di dunia. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson membuat cuitan di Twitter bahwa dia menantikan untuk bekerja dengannya dalam masalah perubahan iklim.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengatakan bahwa dia berharap dapat bekerja dengan Ardern untuk memerangi perubahan iklim, memberdayakan wanita dan anak perempuan di seluruh dunia, dan memastikan distribusi vaksin yang adil.

Bukan hanya pemimpin negara, ucapan selamat juga datang dari pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama. Dia mengirimkan kata-kata pujian dan ucapan selamat yang hangat.

"Saya mengagumi keberanian, kebijaksanaan, dan kepemimpinan (Jacinda Ardern), serta ketenangan, kasih sayang, dan rasa hormat kepada orang lain, yang telah dia tunjukkan di masa-masa sulit ini," ujarnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02