ISIS Ancam Hancurkan Kerajaan Arab Saudi, AS Siap Pasang Badan

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus/Net

Pemerintah Amerika Serikat mengutuk sebuah seruan yang dibuat oleh kelompok teroris ISIS baru-baru ini untuk menargetkan individu dan infrastruktur di Arab Saudi.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus kepada Al Arabiya pada hari Senin (19/10) waktu setempat.

"Kami mengutuk seruan ISIS untuk menargetkan infrastruktur atau individu di Kerajaan Arab Saudi, dan akan terus bekerja dalam kemitraan dengan Arab Saudi dan Koalisi Global untuk mengalahkan tujuan gelap dan putus asa ISIS," kata Ortahus, seperti dikutip dari AL-Arabiya, Senin (19/10).

Sebelumnya, pada hari Minggu (18/10) juru bicara ISIS Abu Hamza al-Muhajir meminta pendukung kelompok ekstremis untuk menargetkan orang-orang barat, jaringan pipa minyak, dan infrastruktur ekonomi di Arab Saudi.

Hamza al-Muhajir mengatakan dalam pidatonya yang dirilis pada Minggu bahwa Arab Saudi ikut mendukung 'normalisasi dengan Israel' dengan membuka wilayah udaranya untuk penerbangan Israel ke negara-negara Teluk tetangga. Oleh karena itu dia meminta pendukung ISIS untuk menargetkan Kerajaan.

Ekstremis ISIS secara khusus menyebutkan untuk memukul dan menghancurkan pipa minyak, pabrik, dan fasilitas yang ada di kerajaan.

Ancaman itu datang ketika dua negara Teluk - Uni Emirat Arab dan Bahrain - menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Israel.

Arab Saudi, rumah bagi situs-situs paling suci Islam dan merupakan pengekspor minyak terbesar di dunia, telah menekankan perlunya meningkatkan upaya untuk mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng dan berkelanjutan di antara Palestina dan Israel.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan bulan lalu bahwa sikap Arab Saudi pada perjuangan Palestina adalah tegas dan tidak akan berubah dengan mengizinkan penerbangan terbang dari semua negara melalui wilayah udaranya ke UEA.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

PM Muhyiddin: Malaysia Jadi Salah Satu Negara Prioritas China Untuk Pengiriman Vaksin Covid-19
Dunia

PM Muhyiddin: Malaysia Jadi ..

26 November 2020 17:44
Keluarga Kerajaan Swedia Diserang Virus Corona, Pangeran Carl Philip dan Istri Positif Covid-19
Dunia

Keluarga Kerajaan Swedia Dis..

26 November 2020 17:25
Konflik Tigray, PM Abiy Ahmed: Gerbang Perdamaian Untuk TPLF Telah Ditutup Rapat
Dunia

Konflik Tigray, PM Abiy Ahme..

26 November 2020 17:06
Australia Pecat 10 Tentara Atas Laporan Pembunuhan Ilegal Di Afganistan
Dunia

Australia Pecat 10 Tentara A..

26 November 2020 16:42
Tiba Di Korsel, Menlu China Bahas Hubungan Kedua Negara Hingga Nuklir
Dunia

Tiba Di Korsel, Menlu China ..

26 November 2020 15:50
Pandemi Belum Reda, Jerman Perpanjang Pembatasan Covid-19 Hingga Awal Januari 2021
Dunia

Pandemi Belum Reda, Jerman P..

26 November 2020 15:36
WHO Peringatkan Bahaya 'Infodemik' Yang Disebar Ahli Teori Konspirasi
Dunia

WHO Peringatkan Bahaya 'Info..

26 November 2020 15:25
Siap Masuk Brasil, Perusahaan Vaksin Pfizer Sudah Kirim Hasil Tes
Dunia

Siap Masuk Brasil, Perusahaa..

26 November 2020 14:41