Virus Corona Membuat Sektor Pariwisata Spanyol Mengalami Kerugian Hingga 100 Miliar Euro

Ilustrasi/Net

Sektor pariwisata Spanyol diperkirakan akan mengalami kerugian hingga 100 miliar euro (120 miliar dolar AS) tahun ini, akibat hantaman pandemi virus corona.
Jika prediksi yang mengerikan itu terbukti benar, maka pendapatan tahunan sektor itu akan kembali ke tingkat di tahun 1995, menurut Asosiasi Pariwisata Exceltur.

"Kami akan kembali ke 25 tahun yang lalu dalam hal apa yang dihasilkan sektor pariwisata Spanyol," ujar Jose Luis Zoreda, wakil presiden asosiasi, pada konferensi pers, Rabu (21/10), seperti dikutiip dari AFP, Rabu.

Itu adalah skenario yang mengerikan. Sampai sekarang tidak ada orang yang bisa mengetahui sampai kapan pandemi ini berlangsung.

Otoritas setempat telah meningkatkan aturan penanganan virus corona untuk memperlambat laju penularannya dengan memberi pembatasan perjalanan.

Sejak awal Oktober, ibu kota Spanyol dan hampir selusin kota terdekat telah dikunci sebagian, dan di seluruh wilayah timur laut Catalonia, bar dan restoran telah ditutup selama dua minggu.

Penutupan itu, menurut Exceltur akan menelan biaya hampir 7,5 miliar euro, menjadi kerugian tahunan sektor pariwisata Spanyol meningkat menjadi 106 miliar euro pada akhir tahun.

Pariwisata sangat penting bagi ekonomi Spanyol, karena mendukung sekitar 12 persen dari produk domestik bruto (PDB) dan 13 persen lapangan kerja.

Zoreda mengatakan pemerintah belum sepenuhnya memahami sejauh mana krisis yang mempengaruhi industri.

"Rencana penyelamatan mendesak sangat dibutuhkan, termasuk bantuan langsung di sepanjang jalur dana talangan yang diberikan kepada sektor perbankan selama krisis keuangan," katanya.

Pada bulan Juni lalu, Perdana Menteri Sosialis Pedro Sanchez mengumumkan akan memberikan paket penyelamatan 4,2 miliar euro untuk sektor pariwisata yang porak poranda. Tetapi dana tersebut sebagian besar diperuntukkan untuk pinjaman yang disponsori negara, moratorium pembayaran hipotek, dan pajak bandara yang lebih rendah untuk maskapai penerbangan. .

Meskipun Spanyol akan menjadi salah satu penerima manfaat utama dari rencana penyelamatan virus, yang akan menerima sekitar 140 miliar euro menurut Zoreda, pemerintah tidak pernah memahami dan membedakan mana yang menjadi prioritas  dari sektor pariwisata.

Pemerintah Sanchez mengatakan berencana untuk mengarahkan 70 persen dari dana tersebut untuk investasi jangka menengah hingga jangka panjang di lingkungan dan transformasi digital negara.

Spanyol juga diperkirakan akan mengalami penurunan PDB sebesar 12,8 persen pada tahun 2020, seperti yang dikatakan IMF.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Pendemi Covid-19, Ilhami Sari Rogo Wujudkan Agrowisata Unila dan Hortipark Pesawaran

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Kasus Foto Satir Makin Panas, Scott Morrison Menulis Di WEChat Tenangkan Komunitas China Di Australia
Dunia

Kasus Foto Satir Makin Panas..

02 Desember 2020 07:02
Kapal Oruc Reis Kembali Ke Pelabuhan, Turki Siap Berdialog Dengan Yunani
Dunia

Kapal Oruc Reis Kembali Ke P..

02 Desember 2020 06:47
China Tanggapi Laporan NATO Tentang Kebangkitan Militernya: Kami Siap Berdialog!
Dunia

China Tanggapi Laporan NATO ..

02 Desember 2020 06:22
Pakistan Mantap Borong Drone Buatan Turki Setelah Melihat Kemenangan Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh
Dunia

Pakistan Mantap Borong Drone..

02 Desember 2020 06:03
Muncul Kluster Baru Di Seoul, 163 Orang Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19
Dunia

Muncul Kluster Baru Di Seoul..

02 Desember 2020 00:17
Soal Rencana Pembelajaran Tatap Muka, IDAI Tekankan Pentingnya Utamakan Kesehatan Anak
Dunia

Soal Rencana Pembelajaran Ta..

01 Desember 2020 23:05
Bak Romeo Dan Juliet, Pasutri Di Michigan Meninggal Dunia Bersamaan Karena Covid-19
Dunia

Bak Romeo Dan Juliet, Pasutr..

01 Desember 2020 17:31
Taiwan Larang Sementara Pekerja Asal Indonesia Memasuki Negaranya Selama Dua Pekan, Berlaku Mulai 4 Desember
Dunia

Taiwan Larang Sementara Peke..

01 Desember 2020 16:54