Dianggap Bertanggung Jawab Atas Serangan Terhadap Pasukan AS, Dubes Iran Di Irak Dapat Sanksi

Dutabesar Iran untuk Irak, Iraj Masjedi/net

Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada Dutabesar Iran untuk Irak, Iraj Masjedi.

Sanksi itu diumumkan oleh Departemen Keuangan AS pada Kamis (22/10), karena Masjedi anggap memainkan peran dalam kebijakan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran (IRGC-QF).

"Sebagai penasihat dekat mantan Komandan IRGC-QF Qassem Soleimani, Masjedi memainkan peran formatif dalam kebijakan Irak IRGC-QF," ujar departemen, seperti dikutip Al Arabiya.

Dalam pernyataan itu, Masjedi dianggap telah mengawasi program pelatihan dan dukungan untuk kelompok milisi Irak. Ia juga telah mengarahkan atau mendukung kelompok yang bertanggung jawab atas serangan yang membunuh dan melukai pasukan AS di Irak.

AS pun menuding Masjedi telah mengeksploitasi posisinya sebagai dutabesar untuk melakukan transfer keuangan guna kepentingan IRGC-QF.

Dalam pernyataan terpisah, Departemen Keuangan memasukkan lima entitas Iran ke dalam daftar hitam karena berusaha mempengaruhi pemilihan presiden AS pada 3 November.

Mereka termasuk IRGC, IRGC-QF, Bayan Rasaneh Gostar Institute (Bayan Gostar), Radio dan Televisi Islam Iran (IRTVU), dan Persatuan Media Virtual Internasional (IUVM).

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan Iran menunjuk pejabat IRGC-QF untuk melaksanakan agenda luar negeri mereka yang tidak stabil.

"Amerika Serikat akan terus menggunakan alat dan otoritas yang dimilikinya untuk menargetkan rezim Iran dan pejabat IRGC-QF yang berusaha mencampuri urusan negara-negara berdaulat, termasuk setiap upaya untuk mempengaruhi pemilihan AS," pungkas Mnuchin.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Presiden Armenia Minta Rakyat Bisa Saling Bergandengan Tangan Hadapi Situasi Pasca Perang
Dunia

Presiden Armenia Minta Rakya..

05 Desember 2020 17:27
Beri Contoh Pada Rakyatnya, Erdogan Siap Disuntik Vaksin Covid-19
Dunia

Beri Contoh Pada Rakyatnya, ..

05 Desember 2020 17:05
Ajudan Senator Republik Georgia Tewas Dalam Kecelakaan Mobil Beruntun, Mike Pence Berduka: Dia Pemuda Yang Luar Biasa
Dunia

Ajudan Senator Republik Geor..

05 Desember 2020 16:47
Undang Aktivis Pro-Demokrasi, Politisi Denmark Kena Amukan China: Jangan Ikut Campur Urusan Hong Kong!
Dunia

Undang Aktivis Pro-Demokrasi..

05 Desember 2020 16:34
Badan Keamanan Lebanon Ungkap Rencana Pembunuhan Sejumlah Tokoh Masyarakat
Dunia

Badan Keamanan Lebanon Ungka..

05 Desember 2020 15:37
Penemuan Luar Biasa Dari Penggalian Kota Pompeii: Harta Karun Orang Romawi Terkaya Bernama Quintus Poppaeus
Dunia

Penemuan Luar Biasa Dari Pen..

05 Desember 2020 15:16
Perang Telah Berakhir, Namun Perjuangan Melawan Stres Pasca-Trauma Baru Saja Dimulai
Dunia

Perang Telah Berakhir, Namun..

05 Desember 2020 14:46
Belasan Penambang Terjebak Tanah Longsor Di Tambang Emas Ilegal Nikaragua
Dunia

Belasan Penambang Terjebak T..

05 Desember 2020 13:48