Inggris: Dunia Tak Boleh Berpaling Dari Penderitaan Rohingya, Kesulitan Mereka Tak Terbayangkan

Kamo pengungsi Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh/Net

Dua tidak boleh perpaling dari penderitaan orang-orang Rohingya, terlebih di tengah pandemi Covid-19 dan berbagai bencana alam lain.

Begitu pesan yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab saat mengumumkan bantuan Inggris senilai 62 juta dolar AS untuk mendukung 860 ribu pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Sebelum memberikan bantuan pada Rohingya, Inggris juga telah menjatuhkan sanksi terhadap dua jenderal militer Myanmar yang dianggap bertanggung atas dugaan genosida di Rakhine, Myanmar.

“Hari ini saya mendesak dunia untuk tidak berpaling dari penderitaan Rohingya dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memungkinkan mereka kembali dengan selamat ke rumah yang mereka tinggalkan dalam teror," kata Raab, seperti dikutip Anadolu Agency.

Raab menjelaskan, bantuan Inggris akan ditujukan untuk membantu ratusan ribu orang yang sulit mendapatkan makanan, air, perawatan kesehatan, sanitasi, hingga konseling.

Bantuan itu juga akan meningkatkan akses pendidikan bagi 50 ribu anak muda, dan mendirikan pusat isolasi serta perawatan bagi mereka yang menderita Covid-19.

Selain bantuan itu, Raab juga mengumumkan komitmen Inggris yang akan memberi para pengungsi Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh bantuan senilai 262 juta dolar AS.

“Orang-orang yang tinggal di Cox's Bazar menghadapi kesulitan yang tak terbayangkan dan banyak yang telah menjadi korban kekerasan. Kami telah memberikan sanksi kepada para pelaku kebrutalan ini, dan pendanaan baru ini akan menyelamatkan nyawa di kamp dan membantu Bangladesh menjadi lebih tangguh terhadap bencana seperti virus corona," terang Raab.

Amnesty International menyebut, lebih dari 750.000 pengungsi Rohingya, sebagian besar perempuan dan anak-anak, melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh sejak 2017.

Ketika itu, pasukan Myanmar melancarkan tindakan keras terhadap komunitas Muslim minoritas.

Saat ini, ada lebih dari 1,2 juta orang Rohingya yang tinggal di kamp-kamp pengungsian di Bangladesh. Sisanya, ada hingga 150 ribu pengungsi Rohingya yang tinggal di negara lain, dan 600 ribu lainnya masih berada di Rakhine.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Pakar Hukum Internasional: Jangan Harap Perubahan Signifikan Hubungan AS-Indonesia Di Era Biden
Dunia

Pakar Hukum Internasional: J..

02 Desember 2020 16:16
Borong Ratusan Juta Dosis, Jepang Gratiskan Vaksin Virus Corona Untuk Seluruh Warganya
Dunia

Borong Ratusan Juta Dosis, J..

02 Desember 2020 16:04
Tak Akan Cabut Kesepakatan Dagang Trump, Biden Akan Tetap Keras Pada China
Dunia

Tak Akan Cabut Kesepakatan D..

02 Desember 2020 15:39
Akhirnya Azerbaijan Batalkan Rencana 'Pamerkan' Tawanan Perang Armenia Saat Parade Militer Mendatang
Dunia

Akhirnya Azerbaijan Batalkan..

02 Desember 2020 15:18
Dihantam 11 Bencana Alam Dalam Dua Bulan, Vietnam Alami Kerugian Hingga Rp 18,5 Triliun
Dunia

Dihantam 11 Bencana Alam Dal..

02 Desember 2020 14:53
Wakil PM Libya:  Hanya Turki Yang Mendukung Kami Melewati Masa-masa Sulit
Dunia

Wakil PM Libya: Hanya Turki..

02 Desember 2020 14:45
Inggris Jadi Negara Pertama Yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer
Dunia

Inggris Jadi Negara Pertama ..

02 Desember 2020 14:40
Prancis Bela Australia Kecam Keras Foto Satir, China: Katanya Bela ‘Hak Atas Karikatur’, Tapi Kok Kecam Karya Seniman Muda?
Dunia

Prancis Bela Australia Kecam..

02 Desember 2020 14:26