Mengapa Pelosi Mendesak Agar Berhati-hati Terhadap Pernyataan Tentang Pemilu AS Yang Dikeluarkan Intelijen?

Ketua DPR Nancy Pelosi/Net

Meskipun Demokrat telah menerima informasi kuat dari intelijen bahwa Rusia dan Iran telah memperoleh data pemilih dalam upaya mengacaukan pilpres AS, Ketua DPR Nancy Pelosi pada hari Kamis mengingatkan kepada semua pihak agar berhati-hati atas pernyataan yang datang dari komunitas intelijen itu.

Direktur Intelijen Nasional John Ratcliffe dan Direktur FBI Christopher Wray mengadakan konferensi pers kejutan pada Rabu (21/10) malam untuk mengumumkan adanya campur tangan asing. Termasuk berita tentang ancaman email dari kelompok sayap kanan Proud Boys, yang telah membantah terlibat.

"Saya pikir kita harus sangat berhati-hati dengan pernyataan apa pun yang keluar tentang pemilihan dari komunitas intelijen saat ini," kata Pelosi, apa menjelaskan lebih detail.

Ketua Komite Intelijen DPR Adam Schiff mengatakan tidak mempersoalkan tindakan tersebut, namun ia menekankan perlunya mewaspadai informasi dari luar negeri.

"Saya tidak punya alasan untuk mempertanyakan bahwa Iran terlibat dalam dua tindakan yang diidentifikasi oleh komunitas intelijen. Begitu juga dengan Rusia yang terus melalui berbagai platform untuk berusaha merecoki pemilihan ini. Tidak hanya itu, Rusia juga merecoki melalui pemutusan hubungan kerja, pencucian informasi, dan lainnya. Jadi, tentu semua harus berhati-hati," kata Schiff.

David Cicilline, anggota Komite Kehakiman DPR, mengatakan kepada ABC News bahwa dia sangat percaya kepada direktur FBI, namun kurang percaya kepada intelijen.

"Saya kurang percaya pada direktur intelijen nasional, yang selalu mengaku mengabdi kepada  presiden," kata Cicilline, yang mencalonkan diri sebagai asisten ketua DPR.

"Saya rasa tidak ada keraguan bahwa musuh asing, terutama Rusia dan sekarang Iran -dengan aktivitasnya- sedang mencoba merusak pemilihan presiden Amerika. Jadi, buat apa ditanyakan lagi."

Tapi tidak semua Demokrat setuju. Senator Mark Warner, pejabat tinggi Demokrat di Komite Intelijen, mengatakan, "Saya paham mengapa Direktur Ratcliffe mengangkat masalah tentang Iran. Saya pikir itu masalah yang sah, tapi saya pikir juga penting bahwa mereka terus menunjukkan ancaman yang sedang mereka hadapi. Juga termasuk ancaman dari Rusia."

Warner, seperti Pelosi dan Schiff, mengatakan dia ingin tahu lebih banyak tentang serangan itu.

Tetapi Warner mengatakan dia ingin komunitas intelijen menangani upaya campur tangan pemilu secara lebih lengkap, dan dia ingin ada pengarahan harian tentang ancaman menjelang Hari Pemilu.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Komandan Senior Garda Revolusi Islam Iran Tewas Dalam Serangan Udara Di Perbatasan Suriah
Dunia

Komandan Senior Garda Revolu..

01 Desember 2020 13:04
Permusuhan Semakin Dalam, China Peringatkan Kapal Australia Untuk Tak Dekati Laut China Selatan
Dunia

Permusuhan Semakin Dalam, Ch..

01 Desember 2020 12:49
Dapat Lampu Hijau, Pesawat Komersial Israel Bisa Pakai Wilayah Udara Arab Saudi?
Dunia

Dapat Lampu Hijau, Pesawat K..

01 Desember 2020 12:39
Scott Atlas, Penasihat Khusus Presiden Trump Untuk Penanganan Virus Corona Mengundurkan Diri
Dunia

Scott Atlas, Penasihat Khusu..

01 Desember 2020 12:37
Ilmuwan Terus Berupaya Pecahkan Misteri Terbesar Abad Ini: Dari Mana Sebenarnya Virus Corona Berasal?
Dunia

Ilmuwan Terus Berupaya Pecah..

01 Desember 2020 12:17
Jelang Pelantikan Biden, Trump Tancap Gas Pembuatan Tembok Meksiko
Dunia

Jelang Pelantikan Biden, Tru..

01 Desember 2020 12:15
Menteri Besar Selangor Kirim Pesan Dukungan Bagi Anies Pasca Dinyatakan Positif Covid-19
Dunia

Menteri Besar Selangor Kirim..

01 Desember 2020 11:57
Bintang Rock Australia Blak-blakan Salahkan Sikap Scott Morrison: Kita Tidak Bisa Sendirian Lawan China
Dunia

Bintang Rock Australia Blak-..

01 Desember 2020 11:56