Remaja 19 Tahun Anak Dari Tokoh HAM Terkenal, Berencana Membunuh Joe Biden

Kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden/Net

Polisi menemukan bahwa pria yang pada September lalu ditangkap karena tuduhan pornografi anak dan memiliki bahan peledak ternyata memiliki rencana untuk membunuh kandidat presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Dalam penyelidikan terungkap, Alexander Hillel Treisman, 19 tahun, mencari alamat rumah Joe Biden dan berkendara sejauh empat mil untuk mendatangi Joe Biden. Namun, dia kembali pulang sambil membuat meme pada media sosialnya, "Haruskah saya membunuh Joe Biden?"

Berita tersiar pada hari Jumat (23/10) tentang penangkapan Alexander Hillel Treisman, seorang remaja yang menurut dokumen pengadilan membeli senapan otomatis dan melakukan perjalanan ke beberapa negara bagian, dan yang diduga memiliki daftar periksa di mobilnya yang item terakhirnya bertuliskan "eksekusi".

Treisman juga didakwa dengan tiga dakwaan pornografi anak, menurut dokumen pengadilan yang diperoleh minggu ini oleh stasiun lokal Carolina Utara WBTV dan dilaporkan pada hari Jumat di The Washington Post.

Treisman adalah putra seorang aktivis hak asasi manusia dan pengacara Yahudi, yang juga menjadi kandidat Senat di New Mexico. Ayahnya, Eric Treisman, dikenal karena karyanya dengan imigran Tibet dan pernah disebut sebagai "Oscar Schindler untuk orang Tibet," sebuah singgungan kepada orang Jerman yang terkenal karena menyelamatkan lebih dari 1000 orang Yahudi selama Holocaust.

Eric juga membantu menengahi pertemuan pertama antara presiden AS dan Dalai Lama. Eric meninggal pada 2009, beberapa hari setelah menyelesaikan perceraiannya dengan ibu Alexander Treisman.

Alexander Treisman didakwa oleh dewan juri federal pada bulan September atas tuduhan pornografi anak. Namun, dugaan pelanggarannya juga sangat luas dan mencerminkan dunia jejaring sosial online di mana penembakan massal dan tindakan pelecehan dibahas dengan santai, bahkan bercanda.

Menurut dokumen pengadilan, dia memposting tentang pembunuhan Biden di iFunny, jaringan sosial yang populer di kalangan ekstremis, mencari secara online alamat rumah Biden dan menimbun senjata dan amunisi yang ditemukan polisi di sebuah van yang dia tinggalkan di tempat parkir bank di kota Kannapolis di North Carolina

Dia tampaknya tinggal di Carolina Utara pada saat penangkapannya dan ditahan di Pengadilan Distrik AS di Durham.

Van itu juga berisi buku-buku tentang bertahan hidup, pembuatan bom, gambar swastika, dan lebih dari 500.000 dolar AS uang tunai yang menurut dokumen pengadilan dianggap berasal dari warisannya.

Pegawai bank melaporkan van yang ditinggalkan itu kepada pihak berwenang, dan menelepon polisi ketika Treisman memasuki bank untuk menanyakan tentang van itu, menurut FBI. Tidak jelas mengapa Treisman meninggalkan van di tempat parkir bank.

Treisman juga diduga telah mengunduh lebih dari 8.000 video dan gambar pornografi anak.

Dokumen dan artikel surat kabar menceritakan kisah Treisman yang memiliki masa kecil bermasalah. Ia lahir pada tahun 2000 dari pasangan Kimberly dan Eric Treisman, pernikahan kedua ayahnya, dan nama tengahnya adalah seorang sage Talmud yang terkenal. Dia didiagnosis memiliki spektrum autisme.

Hampir sembilan tahun setelah Alexander lahir, ayah Treisman, Eric, mengalami serangan jantung dan meninggal. Kematiannya terjadi hanya beberapa hari setelah menyelesaikan perceraiannya dari ibu Treisman dan pertarungan hak asuh yang sulit, menurut obituari yang ditulis oleh jurnalis lokal Stephen Fox. Fox mengonfirmasi detail tersebut dalam panggilan telepon Jumat dengan JTA.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Pakar Hukum Internasional: Jangan Harap Perubahan Signifikan Hubungan AS-Indonesia Di Era Biden
Dunia

Pakar Hukum Internasional: J..

02 Desember 2020 16:16
Borong Ratusan Juta Dosis, Jepang Gratiskan Vaksin Virus Corona Untuk Seluruh Warganya
Dunia

Borong Ratusan Juta Dosis, J..

02 Desember 2020 16:04
Tak Akan Cabut Kesepakatan Dagang Trump, Biden Akan Tetap Keras Pada China
Dunia

Tak Akan Cabut Kesepakatan D..

02 Desember 2020 15:39
Akhirnya Azerbaijan Batalkan Rencana 'Pamerkan' Tawanan Perang Armenia Saat Parade Militer Mendatang
Dunia

Akhirnya Azerbaijan Batalkan..

02 Desember 2020 15:18
Dihantam 11 Bencana Alam Dalam Dua Bulan, Vietnam Alami Kerugian Hingga Rp 18,5 Triliun
Dunia

Dihantam 11 Bencana Alam Dal..

02 Desember 2020 14:53
Wakil PM Libya:  Hanya Turki Yang Mendukung Kami Melewati Masa-masa Sulit
Dunia

Wakil PM Libya: Hanya Turki..

02 Desember 2020 14:45
Inggris Jadi Negara Pertama Yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer
Dunia

Inggris Jadi Negara Pertama ..

02 Desember 2020 14:40
Prancis Bela Australia Kecam Keras Foto Satir, China: Katanya Bela ‘Hak Atas Karikatur’, Tapi Kok Kecam Karya Seniman Muda?
Dunia

Prancis Bela Australia Kecam..

02 Desember 2020 14:26