Greenpeace Beri Peringatan Atas Rencana Jepang Buang Air Limbah Radioaktif Ke Laut, Dapat Merusak Genetik Manusia

Tanki-tanki yang berisi air limbah radioaktif di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima, Jepang/Net

Organisasi lingkungan non-pemerintah, Greenpeace, memberikan peringatan keras atas rencana pemerintah Jepang yang akan membuang air yang telah terkontaminasi radioaktif ke laut.

Dalam laporan yang ditulisnya, Greenpeace menyebut 1,23 juta metrik ton air limbah yang disimpan oleh perusahaan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi mengandung karbon radioaktif dan radionuklida berbahaya lainnya.

"Jika air ini mencapai Samudra Pasifik, akan ada konsekuensi jangka panjang serius bagi masyarakat dan lingkungan," kata Greenpeace seperti dikutip CNN pada Sabtu (24/10).

"Bersama dengan radionuklida lain di dalam, air ini akan tetap berbahaya selama ribuan tahun dengan potensi menyebabkan kerusakan genetik," lanjutnya.

"Itu satu lagi alasan mengapa rencana ini harus ditinggalkan," tegas organisasi itu.

Selama ini, air digunakan untuk menurunkan suhu tiga reaktor nuklir di Fukushima. Namun setelah gempa bumi dan tsunami, pembangkit listrik itu tidak digunakan dan air yang terkontaminasi disimpan dalam sejumlah tanki.

Persoalan muncul ketika tidak ada lagi tempat untuk menyimpan air tersebut.

Jurubicara Tokyo Electric Power Company (Tepco) yang merupakan pemilikn Fukushima Daiichi, Ryounosuke Takanori, mengklaim bahwa konsentrasi isotop karbon-14 radioaktif tidak cukup tinggi untuk menimbulkan kerusakan pada kesehatan manusia.

Tetapi seorang profesor radiokimia di Universitas Manchester, Francis Livens, tampaknya meragukan klaim tersebut.

"Setiap pelepasan radioaktif membawa beberapa risiko lingkungan dan kesehatan. Banyak sekali yang benar-benar bergantung pada seberapa banyak yang akan dibuang," ujarnya.

Livens mencatat, kerusakan lingkungan dan kesehatan manusia dapat terjadi bergantung pada tingkat isotop tertentu di dalam air.

"Orang telah membuang karbon-14 ke laut selama bertahun-tahun. Semuanya tergantung pada berapa banyak yang ada, berapa banyak yang tersebar, apakah ia memasuki rantai makanan laut dan menemukan jalan kembali ke manusia?" terangnya.

Pakar nuklir dari Universitas Sheffield Inggris, Claire Corkhill mengklaim bahwa pemodelan ilmiah menunjukkan bahwa tingkat isotop di dalam air berada dalam batas yang aman, setidaknya sesuai peraturan pemerintah.

Bencana yang terjadi pembangkit listrik Fukushima sendiri telah berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

Seperti yang dilaporkan The Inquisitr, kanker misterius telah muncul pada anak-anak bertahun-tahun setelah bencana. Khususnya, telah terjadi kejadian kanker tiroid yang sangat tinggi pada anak-anak dibandingkan dengan proyeksi untuk pasien kanker yang menggunakan data nasional.

Meskipun Kementerian Lingkungan Hidup mengklaim bahwa hubungan tersebut tidak selalu terkait dengan radiasi, beberapa ahli telah melakukan penelitian yang mengarah pada kesimpulan yang berlawanan.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Diduga Terkait Dengan Tentara Pembebasan Rakyat, Dua Perusahaan Raksasa China Masuk Daftar Hitam AS
Dunia

Diduga Terkait Dengan Tentar..

30 November 2020 13:00
Kembali Ke Pangkuan Azerbaijan, Butuh Milyaran Dolar Untuk Membangun Agdam 'Hiroshima di Kaukasus'
Dunia

Kembali Ke Pangkuan Azerbaij..

30 November 2020 12:54
China Akan Bangun Megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Di Sungai Yarlung Tsangpo Tibet
Dunia

China Akan Bangun Megaproyek..

30 November 2020 12:44
Kemenhan Rusia: Rumah Sakit Lapangan Telah Tersedia Di Nagorno-Karabakh
Dunia

Kemenhan Rusia: Rumah Sakit ..

30 November 2020 12:32
Dihantam Pajak Impor Baru Oleh China, Dunia Menanti Reaksi Australia
Dunia

Dihantam Pajak Impor Baru Ol..

30 November 2020 11:56
Presiden Brasil: Sumber Yang Saya Miliki Tunjukkan Adanya Banyak Kecurangan Dalam Pilpres AS
Dunia

Presiden Brasil: Sumber Yang..

30 November 2020 11:42
Kedapatan Langgar Embargo Senjata Libya, Turki Harus Hadapi Sanksi Baru Dari Uni Eropa
Dunia

Kedapatan Langgar Embargo Se..

30 November 2020 11:20
Kasus Masih Tinggi, New York Bersiap Buka Kembali Sekolah Tatap Muka Pekan Depan
Dunia

Kasus Masih Tinggi, New York..

30 November 2020 11:10