Jenderal Prancis: Erdogan Berupaya Membawa Kembali Turki Sebagai Kesultanan Ottoman

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan/Net

Berbagai retorika dan keputusan yang diambil oleh Turki saat ini menunjukkan Presiden Recep Tayyip Erdogan berusaha untuk membawa kembali Kesultanan Ottoman.

Begitu kiranya yang disampaikan oleh mantan Kepala Staf Pertahanan Prancis, Jenderal Angkatan Darat Pierre de Villiers dalam sebuah wawancara yang dikutip Armen Press, Sabtu (24/10).

"Erdogan, dengan pernyataannya, sekarang dipandu oleh strategi memulihkan Kesultanan Ottoman. Dan Turki mewujudkan hal ini dengan gerakan militer. Misalnya penghancuran suku Kurdi di Suriah, aksi di Nagorno-Karabakh," kata de Villiers.

Jenderal itu juga menyoroti bagaimana Erdogan berusaha untuk mengubah Turki yang sekuler kembali ke masa lalu. Ia pun menekankan bahwa suatu hari nanti komunitas internasional, dan Prancis pada khususnya, harus mengakhiri ini.

"Kami tidak dapat menyetujui bahwa negara seperti Turki, yang negosiasinya mengenai aksesi ke Uni Eropa belum secara resmi selesai hingga hari ini, melanjutkan retorika dan tindakan serupa dengan menjadi anggota NATO," lanjutnya.

Menurut de Villiers istilah "teman" dan "musuh" di arena internasional saat ini menjadi kabur. Dengan latar belakang itu, ia mengatakan, Prancis membutuhkan sikap yang sangat jelas dari semua orang yang menyatakan dukungan mereka dalam memerangi terorisme dan Islamisme radikal.

"Turki termasuk di antara mereka yang mendukung kaum Islamis. Turki telah mendanai beberapa gerakan semacam itu, dan ini sangat terkenal. Saya pikir Turki bukan lagi negara sekuler, itu jelas negara Islam. Dan itu tidak jauh dari kaum Islamis. Ini sangat mengkhawatirkan saya," terang dia.

Prancis dan Turki telah terlibat dalam beberapa masalah. Keduanya bersitegang dalam konflik di Suriah dan Libya meski hanya sebatas pihak asing. Hubungan Paris dan Ankara juga memburuk karena konflik di Mediterania timur dan Nagorno-Karabakh.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Pakar Hukum Internasional: Jangan Harap Perubahan Signifikan Hubungan AS-Indonesia Di Era Biden
Dunia

Pakar Hukum Internasional: J..

02 Desember 2020 16:16
Borong Ratusan Juta Dosis, Jepang Gratiskan Vaksin Virus Corona Untuk Seluruh Warganya
Dunia

Borong Ratusan Juta Dosis, J..

02 Desember 2020 16:04
Tak Akan Cabut Kesepakatan Dagang Trump, Biden Akan Tetap Keras Pada China
Dunia

Tak Akan Cabut Kesepakatan D..

02 Desember 2020 15:39
Akhirnya Azerbaijan Batalkan Rencana 'Pamerkan' Tawanan Perang Armenia Saat Parade Militer Mendatang
Dunia

Akhirnya Azerbaijan Batalkan..

02 Desember 2020 15:18
Dihantam 11 Bencana Alam Dalam Dua Bulan, Vietnam Alami Kerugian Hingga Rp 18,5 Triliun
Dunia

Dihantam 11 Bencana Alam Dal..

02 Desember 2020 14:53
Wakil PM Libya:  Hanya Turki Yang Mendukung Kami Melewati Masa-masa Sulit
Dunia

Wakil PM Libya: Hanya Turki..

02 Desember 2020 14:45
Inggris Jadi Negara Pertama Yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer
Dunia

Inggris Jadi Negara Pertama ..

02 Desember 2020 14:40
Prancis Bela Australia Kecam Keras Foto Satir, China: Katanya Bela ‘Hak Atas Karikatur’, Tapi Kok Kecam Karya Seniman Muda?
Dunia

Prancis Bela Australia Kecam..

02 Desember 2020 14:26