Para Penguasa Kerajaan Tiba Di Istana, Siap Bahas Keadaan Darurat Malaysia Dengan Yang Di-Pertuan Agong

Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Ahmad Shah/Net

Sejumlah anggota Kerajaan Malaysia tampak sudah tiba di Istana Negara, Kuala Lumpur untuk bertemu Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Ahmad Shah dan membahas keadaan darurat yang digagas oleh Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Dilaporkan The Star, penguasa Johor, Sultan Ibrahim Iskandar dengan iring-iringan mobilnya memasuki halaman istana pada Minggu (25/10) pukul 13.30 waktu setempat.

Setelah itu, Sultan Selangot Sharafuddin Idris Shah tampak muncul di istana pada 14.15 waktu setempat, yang diikuti oleh Sultan Kedah Sallehuddin Badlishah pada 14.18 waktu setempat.

Iring-iringan mobil Sultan Terengganu serta Yang di-Pertuan Besar Negeri Sembilan juga terlihat di istana.

Sebelumnya, kerajaan mengumumkan pertemuan yang dijadwalkan pada pukul 14.30 waktu setempat. Pertemuan informal itu dihadiri oleh para penguasa kerajaan, tanpa politisi.

Nantinya, Yang di-Pertuan Agong akan memberikan hasil keputusan terkait usulan penerapan langkah-langkah darurat kepada Muhyiddin.

Proposal untuk menyerukan keadaan darurat oleh Muhyiddin telah menarik kecaman luas karena dianggap tidak konstitusional dan demokratis.

Pemimpin oposisi, Anwar Ibrahim bahkan menggambarkan proposal itu tidak lebih dari langkah menuju kediktatoran dan otoritarianisme.

"Malaysia tidak boleh berada dalam keadaan darurat hanya untuk memberikan dukungan hidup bagi kelangsungan politik Muhyiddin," ujar seorang politisi Partai Aksi Demokratik (DAP0, Lim Kit Siang.

Bukan hanya dari oposisi, beberapa politisi Perikatan Nasional juga menentang usulan tersebut. Misalnya, Wakil Presiden UMNO, Mohamad Hasan yang memperingatkan bahwa hal itu dapat berdampak buruk bagi perekonomian, dan menempatkan bangsa serta rakyat dalam situasi yang lebih sulit.

Rencana untuk mengumumkan keadaan darurat datang ketika Muhyiddin menghadapi risiko sidang mosi tidak percaya di Parlemen pada 6 November mendatang.

Sejauh ini, Malaysia sudah melaporkan 25.742 kasus Covid-19 dengan 221 kematian. Negeri Jiran mengalami peningkatan infeksi harian virus corona dan mencapai rekor 1.228 kasus pada Sabtu.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Pakar Hukum Internasional: Jangan Harap Perubahan Signifikan Hubungan AS-Indonesia Di Era Biden
Dunia

Pakar Hukum Internasional: J..

02 Desember 2020 16:16
Borong Ratusan Juta Dosis, Jepang Gratiskan Vaksin Virus Corona Untuk Seluruh Warganya
Dunia

Borong Ratusan Juta Dosis, J..

02 Desember 2020 16:04
Tak Akan Cabut Kesepakatan Dagang Trump, Biden Akan Tetap Keras Pada China
Dunia

Tak Akan Cabut Kesepakatan D..

02 Desember 2020 15:39
Akhirnya Azerbaijan Batalkan Rencana 'Pamerkan' Tawanan Perang Armenia Saat Parade Militer Mendatang
Dunia

Akhirnya Azerbaijan Batalkan..

02 Desember 2020 15:18
Dihantam 11 Bencana Alam Dalam Dua Bulan, Vietnam Alami Kerugian Hingga Rp 18,5 Triliun
Dunia

Dihantam 11 Bencana Alam Dal..

02 Desember 2020 14:53
Wakil PM Libya:  Hanya Turki Yang Mendukung Kami Melewati Masa-masa Sulit
Dunia

Wakil PM Libya: Hanya Turki..

02 Desember 2020 14:45
Inggris Jadi Negara Pertama Yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer
Dunia

Inggris Jadi Negara Pertama ..

02 Desember 2020 14:40
Prancis Bela Australia Kecam Keras Foto Satir, China: Katanya Bela ‘Hak Atas Karikatur’, Tapi Kok Kecam Karya Seniman Muda?
Dunia

Prancis Bela Australia Kecam..

02 Desember 2020 14:26