Setelah Terjang Filipina, Topan Molave Bergerak Menuju Vietnam Dengan Lebih Kuat

Ilustrasi/Net

Vietnam tengah bersiap menghadapi serangan Topan Molave yang datang setelah mengunjungi Filipina.

Sebanyak hampir 1,3 juta orang dievakuasi ketika Topan Molave dengan kecepatan 125 kilometer per jam meninggal Filipina dan diperkirakan akan menghantam Vietnam tengah pada Rabu (28/10) dengan kecepatan 135 kilometer per jam.

"Ini adalah topan yang sangat kuat yang akan berdampak pada wilayah yang luas," kata Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc dalam peringatan mendesak yang memberitahu provinsi dan kota di jalur Molave ​​untuk bersiap.

Dilaporkan CNA, Phuc membandingkan Molave ​​dengan Topan Damrey, yang menewaskan lebih dari 100 orang di Vietnam tengah pada 2017.

Dia pun memerintahkan para nelayan untuk tidak melaut dan menyuruh pasukan keamanan untuk bersiap-siap.

"Pasukan harus mengerahkan kekuatan penuh untuk mendukung orang-orang, termasuk memobilisasi helikopter, tank, dan alat transportasi lain jika diperlukan," tegas Phuc.

Pada Senin pagi (26/10), Topan Molave menerjang pulau utama Filipina, Luzon dengan hembusan angin hingga 150 kilometer per jam dengan hujan deras. Hantaman topan menyebabkan banjir dan tanah longsor di 11 wilayah.

Sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa, namun 12 nelayan di laut gagal pulang ke provinsi Catanduanes dan masih hilang.

Molave merupakan topan ke-17 yang menghantam Filipina untuk tahun ini. Sementara ke-4 bagi Vietnam.

Sebelum dihantam Topan Molave, Vietnam sudah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor yang menewaskan hampir 130 orang dan 20 lainnya hilang.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Pakar Hukum Internasional: Jangan Harap Perubahan Signifikan Hubungan AS-Indonesia Di Era Biden
Dunia

Pakar Hukum Internasional: J..

02 Desember 2020 16:16
Borong Ratusan Juta Dosis, Jepang Gratiskan Vaksin Virus Corona Untuk Seluruh Warganya
Dunia

Borong Ratusan Juta Dosis, J..

02 Desember 2020 16:04
Tak Akan Cabut Kesepakatan Dagang Trump, Biden Akan Tetap Keras Pada China
Dunia

Tak Akan Cabut Kesepakatan D..

02 Desember 2020 15:39
Akhirnya Azerbaijan Batalkan Rencana 'Pamerkan' Tawanan Perang Armenia Saat Parade Militer Mendatang
Dunia

Akhirnya Azerbaijan Batalkan..

02 Desember 2020 15:18
Dihantam 11 Bencana Alam Dalam Dua Bulan, Vietnam Alami Kerugian Hingga Rp 18,5 Triliun
Dunia

Dihantam 11 Bencana Alam Dal..

02 Desember 2020 14:53
Wakil PM Libya:  Hanya Turki Yang Mendukung Kami Melewati Masa-masa Sulit
Dunia

Wakil PM Libya: Hanya Turki..

02 Desember 2020 14:45
Inggris Jadi Negara Pertama Yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer
Dunia

Inggris Jadi Negara Pertama ..

02 Desember 2020 14:40
Prancis Bela Australia Kecam Keras Foto Satir, China: Katanya Bela ‘Hak Atas Karikatur’, Tapi Kok Kecam Karya Seniman Muda?
Dunia

Prancis Bela Australia Kecam..

02 Desember 2020 14:26