Lewat Medsos, PM Armenia Minta Donald Trump Bereaksi Atas Pelanggaran Gencatan Senjata Oleh Azerbaijan

Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan/Net

Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan tampaknya berharap Amerika Serikat (AS) bisa bereaksi atas pelanggaran Azerbaijan terhadap gencatan senjata yang telah disepakati untuk ketiga kalinya.

Melalui laman Facebook-nya pada Senin (26/10), Pashinyan mengatakan Azerbaijan tidak menghormati kesepakatan gencatan senjata yang telah difasilitasi oleh Washington.

"Kami tidak tahu apa yang akan menjadi reaksi Presiden AS (Donald Trump) terhadap kegagalan gencatan senjata, tetapi saya melakukan percakapan telepon setelah tengah malam dengan Menteri Luar Negeri Pompeo, dan mengatakan kepadanya bahwa ini adalah gencatan senjata pertama bagi mereka, tetapi untuk kami itu yang ke-3 dan saya bisa memprediksi apa yang akan terjadi besok," terang Pashinyan, seperti dikutip Armen Press.

"Saya katakan bahwa kemungkinan besar gencatan senjata tidak akan dihormati dan kemungkinan besar Azerbaijan akan menyalahkan Armenia," lanjut dia.

Pashinyan mengatakan, ia berharap AS dapat mengklarifikasi dan memberikan konsekuensi atas tindakan dari pihak mana yang menggagalkan gencata senjata.

Selain Facebook, Pashinyan juga mengunggah pernyataan di Twitter dengan menyebutkan akun Trump.

"Saya ingin menyatakan bahwa upaya komunitas internasional, kali ini ditengahi oleh Amerika Serikat, untuk membuat gencatan senjata, telah gagal. Akibat penembakan terus menerus oleh Azerbaijan, warga sipil tewas dan terluka di Artsakh hari ini," cuitnya.

Gencatan senjata terbaru yang disepakati oleh Armenia dan Azerbaijan dilakukan di Washington. Keduanya sepakat untuk memberlakukan gencatan senjata pada Senin (26/10) pukul 8 pagi waktu setempat.

Namun sekitar 45 menit setelahnya, pasukan Azerbaijan diklaim telah membombardir sebuah desa yang membuat satu warga sipil meninggal dan dua lainnya terluka.

Kolom Komentar


Video

Pendemi Covid-19, Ilhami Sari Rogo Wujudkan Agrowisata Unila dan Hortipark Pesawaran

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Kasus Foto Satir Makin Panas, Scott Morrison Menulis Di WEChat Tenangkan Komunitas China Di Australia
Dunia

Kasus Foto Satir Makin Panas..

02 Desember 2020 07:02
Kapal Oruc Reis Kembali Ke Pelabuhan, Turki Siap Berdialog Dengan Yunani
Dunia

Kapal Oruc Reis Kembali Ke P..

02 Desember 2020 06:47
China Tanggapi Laporan NATO Tentang Kebangkitan Militernya: Kami Siap Berdialog!
Dunia

China Tanggapi Laporan NATO ..

02 Desember 2020 06:22
Pakistan Mantap Borong Drone Buatan Turki Setelah Melihat Kemenangan Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh
Dunia

Pakistan Mantap Borong Drone..

02 Desember 2020 06:03
Muncul Kluster Baru Di Seoul, 163 Orang Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19
Dunia

Muncul Kluster Baru Di Seoul..

02 Desember 2020 00:17
Soal Rencana Pembelajaran Tatap Muka, IDAI Tekankan Pentingnya Utamakan Kesehatan Anak
Dunia

Soal Rencana Pembelajaran Ta..

01 Desember 2020 23:05
Bak Romeo Dan Juliet, Pasutri Di Michigan Meninggal Dunia Bersamaan Karena Covid-19
Dunia

Bak Romeo Dan Juliet, Pasutr..

01 Desember 2020 17:31
Taiwan Larang Sementara Pekerja Asal Indonesia Memasuki Negaranya Selama Dua Pekan, Berlaku Mulai 4 Desember
Dunia

Taiwan Larang Sementara Peke..

01 Desember 2020 16:54