Seorang Pria Mengamuk, Rusak Sejumlah Fasilitas Di Masjid Auburn Gallipoli Sydney

Ilustrasi/Net

Komunitas Islam Sydney dikagetkan dengan sebuah serangan tak terduga yang dilakukan oleh seseorang di Masjid Auburn Gallipoli, Minggu (25/10) malam waktu setempat.

Para jamaah terpaksa melarikan diri setelah seorang pria mulai memecahkan jendela dan membuang furnitur dari balkon lantai dua bangunan masjid. Rekaman CCTV menunjukkan seorang pemuda tanpa alas kaki memukul TV besar dengan Quran, sebelum dia merusak televisi tersebut dari dudukannya dan melemparkannya ke balkon.

Dia kemudian terlihat menemukan tiang logam besar dan langsung menghancurkan jendela kaca gedung, sebelum melemparkannya seperti lembing ke tempat lampu antik.

Selain itu, pria tersebut nampak melempar alat penyedot debu, dan mengambil hidran dari dinding, sebelum berjalan keluar dengan tenang.

Saat menuju keluar, dia dihadapkan dengan seorang wanita. "Mengapa Anda memecahkan barang-barang di masjid? Kenapa kamu melakukannya?" tanya wanita itu, seperti dikutip dari 9News, Senin (26/10).

Masjid tersebut kini telah dalam siaga tinggi karena meningkatnya ketegangan terkait konflik di luar negeri.

"Kami sangat bersyukur tidak ada yang cedera, bisa saja terjadi ke arah lain," kata Enver Yasar dari Yayasan Kebudayaan Turki Gallipoli.

Sementara penjabat Menteri Multikulturalisme NSW, Geoff Lee, mengutuk keras insiden itu.

 "Itu memalukan, menyinggung dan bukan orang Australia," katanya.

"Pemerintah NSW mengutuk keras segala bentuk kekerasan dan vandalisme, yang tidak pernah ditoleransi dalam komunitas kami.

 "Atas nama pemerintah NSW, saya menyampaikan simpati terdalam saya kepada anggotanya, komunitas Islam Australia kami dan anggota dari semua agama, ungkapnya seperti dikutip dari Sydney Morning Herald.

Untuk sementara Masjid tersebut tetap ditutup untuk membersihkan sisa-siasa kekacauan yang terjadi. Biaya kerusakan diperkirakan mencapai puluhan ribu dolar.

Pihak keamanan telah menahan seorang pria terkait aksi perusakan tersebut dan mendakwanya dengan tuduhan melakukan perusakan berat pada Senin (26/10).

Saat ini pelaku berusia 20 tahun itu juga sedang diperiksa untuk masalah kesehatan mental.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Komandan Senior Garda Revolusi Islam Iran Tewas Dalam Serangan Udara Di Perbatasan Suriah
Dunia

Komandan Senior Garda Revolu..

01 Desember 2020 13:04
Permusuhan Semakin Dalam, China Peringatkan Kapal Australia Untuk Tak Dekati Laut China Selatan
Dunia

Permusuhan Semakin Dalam, Ch..

01 Desember 2020 12:49
Dapat Lampu Hijau, Pesawat Komersial Israel Bisa Pakai Wilayah Udara Arab Saudi?
Dunia

Dapat Lampu Hijau, Pesawat K..

01 Desember 2020 12:39
Scott Atlas, Penasihat Khusus Presiden Trump Untuk Penanganan Virus Corona Mengundurkan Diri
Dunia

Scott Atlas, Penasihat Khusu..

01 Desember 2020 12:37
Ilmuwan Terus Berupaya Pecahkan Misteri Terbesar Abad Ini: Dari Mana Sebenarnya Virus Corona Berasal?
Dunia

Ilmuwan Terus Berupaya Pecah..

01 Desember 2020 12:17
Jelang Pelantikan Biden, Trump Tancap Gas Pembuatan Tembok Meksiko
Dunia

Jelang Pelantikan Biden, Tru..

01 Desember 2020 12:15
Menteri Besar Selangor Kirim Pesan Dukungan Bagi Anies Pasca Dinyatakan Positif Covid-19
Dunia

Menteri Besar Selangor Kirim..

01 Desember 2020 11:57
Bintang Rock Australia Blak-blakan Salahkan Sikap Scott Morrison: Kita Tidak Bisa Sendirian Lawan China
Dunia

Bintang Rock Australia Blak-..

01 Desember 2020 11:56