Mantan Mitra Bisnis Ungkap Kebohongan Joe Biden

Tony Bobulinski saat bersiap wawancara dengan televisi/Net

Mantan rekan bisnis Hunter Biden, Tony Bobulinski, menuduh Joe Biden melakukan 'kebohongan terang-terangan' dengan menyangkal terlibat dalam urusan bisnis anaknya kepada pihak luar.

Dalam wawancaranya dengan televisi nasional pada Selasa (27/10) malam, Bobulinski mengklaim bahwa dia bertemu dua kali dengan Joe Biden sehubungan dengan kesepakatan bisnis China yang melibatkan putranya meskipun mantan wakil presiden itu menyangkal keterlibatan apa pun.

Dia diminta untuk memimpin kesepakatan antara beberapa mitra termasuk Hunter (putera Joe Biden) dan Jim Biden (saudara laki-laki Joe Biden), dengan CEFC, sebuah perusahaan energi Tiongkok. Bobulinski mengatakan kepada Fox News bahwa Hunter Biden mengatur agar ayahnya bertemu dengannya pada Mei 2017 di Los Angeles sementara Joe Biden ada di sana untuk konferensi.

Anggota keluarga Biden, kata Bobulinski, mempertaruhkan seluruh warisan keluarga mereka dalam berurusan dengan orang China.

"Mereka tahu persis apa yang mereka lakukan," katanya. Mereka berurusan dengan perusahaan milik China yang mendapat dukungan finansial dan politik yang kuat dari Partai Komunis China. Begitulah cara mereka yang saya lihat. Itu bukan (sekedar) kata-kataku sendiri. Begitulah cara mereka mempresentasikannya kepada saya," kata Bobulinski, seperti dikutip dari The Time, Rabu (28/10).

Bobulinski menjadi berita utama minggu lalu ketika dia mengklaim memiliki bukti langsung keterlibatan Biden dalam kesepakatan tersebut.

"Saya mendengar Biden mengatakan dia tidak pernah berbicara dengan Hunter tentang bisnisnya," kata Bobulinski dalam sebuah pernyataan. "Saya telah melihat secara langsung, bahwa itu tidak benar."

Dalam wawancara 45 menit itu, Bobulinski mengatakan kepada pembawa acara Fox bahwa dia didekati oleh keluarga Biden dan beberapa rekan pada tahun 2017 untuk membantu mengelola usaha bisnis di China.

Dia mengklaim bahwa Bidens menerima pinjaman 5 juta dolar AS tanpa agunan, tanpa bunga dari pejabat China.

Bobulinski termotivasi untuk maju dan mengatakan hal yang sebenarnya setelah Joe berulang kali menegaskan bahwa dia tidak terlibat dalam bisnis Hunter dan Jim. Juga ketika Perwakilan Demokrat California Adam Schiff mengecam email yang bocor baru-baru ini yang melibatkan Hunter Biden sebagai "disinformasi Rusia".  

Catatan Bobulinski tentang hubungannya dengan Hunter, dan tuduhannya tentang Joe diberikan kepada Wall Street Journal pada akhir Oktober.

The Journal mulai menyelidiki dokumen yang diberikan Bobulinski, dan menyimpulkan, dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada malam debat, 22 Oktober, bahwa tidak ada bukti Joe memiliki peran apa pun di perusahaan mereka.

Kisah ini terbuka keluar pada 14 Oktober, disebut-sebut  Hunter memanfaatkan nama ayahnya untuk mengamankan kesepakatan bisnis di Ukraina. Keesokan harinya, 15 Oktober, The New York Pos menerbitkan kisah ini, terkait peretasan email yang kemudian membuka laporan adanya bisnis tersebut dan disitulah nama Bobulinski disebutkan.

Media Post membahas urusan bisnis Bobulinski dengan Hunter, pamannya Jim, dan dua pria lainnya - James Gilliar, teman lama Bobulinski, dan Rob Walker, teman Bidens.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

WHO Godok Peluncuran Sertifikat Elektronik Untuk Vaksinasi Covid-19
Dunia

WHO Godok Peluncuran Sertifi..

04 Desember 2020 18:25
Masalah Domestik Numpuk, Butuh Waktu Bagi Biden Untuk Lanjutkan Negosiasi Denuklirisasi Korea Utara
Dunia

Masalah Domestik Numpuk, But..

04 Desember 2020 18:05
Dino Patti Djalal: Mentalitas Korea Utara Luar Biasa
Dunia

Dino Patti Djalal: Mentalita..

04 Desember 2020 17:13
Dubes Park Tae Sung Berharap Indonesia Dan ASEAN Terus Berkontribusi Bagi Perdamaian Semenanjung Korea
Dunia

Dubes Park Tae Sung Berharap..

04 Desember 2020 16:36
Uzbekistan Telah Menerima Sampel Pertama Vaksin Sputnik V Buatan Rusia
Dunia

Uzbekistan Telah Menerima Sa..

04 Desember 2020 16:31
Presiden Vucic: Vaksin Covid-19 Sputnik V Telah Dikirim Ke Serbia, Dia Akan Jadi Orang Pertama Yang Siap Diujicoba
Dunia

Presiden Vucic: Vaksin Covid..

04 Desember 2020 16:18
Pemilu, Simbol Kuat Kemenangan Demokrasi Venezuela
Dunia

Pemilu, Simbol Kuat Kemenang..

04 Desember 2020 15:38
'Spicy Life' Film Pendek Petani Korban Bencana Tsunami Palu Yang Bertahan Dengan Bantuan ICDF Taiwan
Dunia

'Spicy Life' Film Pendek Pet..

04 Desember 2020 15:23