Farah.ID
Farah.ID

Kekarasan Terjadi Beruntun Di Beberapa Komunitas Arab Di Israel

LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 29 Oktober 2020, 11:21 WIB
Kekarasan Terjadi Beruntun Di Beberapa Komunitas Arab Di Israel
Anggota komunitas Arab di Israel memprotes kekerasan, kejahatan terorganisir dan pembunuhan baru-baru ini di antara komunitas mereka/Net
Baqa al-Gharbiya dilanda aksi kekerasan dalam beberapa hari belakangan. Pada Rabu (28/10) insiden kekerasan dalam komunitas Arab Israel itu menambah daftar korban baru. Empat orang tewas termasuk seorang wanita dan seorang remaja.

Seorang pria berusia 23 tahun ditembak mati di pagi hari di kota Tira, Israel, yang didominasi Arab. Menyusul pria berusia 40-an yang tewas dalam penembakan dengan kendaraan di Lod.  Kemudian seorang wanita berusia 40 tahun ditembak mati di lingkungan Bir di Baqa al-Gharbiya dalam apa yang polisi sebut sebagai "pertengkaran dengan kekerasan, lalu menyusul kematian seorang remaja 14 tahun.

Anggota parlemen Arab dan organisasi masyarakat sipil telah berulang kali mengecam wabah kekerasan yang mematikan di komunitas mereka, tempat senjata api dan kejahatan terorganisir berkembang biak. Mereka menuduh pemerintah Israel gagal membendung gelombang kekerasan, seperti dikutip dari Times of Israel, Kamis (29/10).

Paramedis yang dipanggil ke lokasi kejadian melakukan resusitasi pada wanita itu tetapi dipaksa untuk menyatakan dia meninggal di tempat kejadian, kata layanan ambulans Magen David Adom dalam sebuah pernyataan.

Penembak melarikan diri dari TKP. Polisi telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut dan sedang mencari para pelakunya.

Dalam insiden yang tampaknya terpisah, Magen David Adom mengatakan bahwa 10 menit sebelum panggilan terkait penembakan, mereka menerima laporan tentang seorang anak berusia 14 tahun dalam kondisi serius setelah ditabrak mobil di luar masjid di kota.

Layanan ambulans mengatakan bahwa petugas medis juga berusaha menyelamatkannya tetapi tidak berhasil.

Tak lama setelah insiden itu, seorang pria berusia 19 tahun ditangkap karena dicurigai mengemudikan kendaraan yang melanggar, kata polisi.

Sebelumnya pada Selasa (27/10) polisi mengatakan mereka telah membuka penyelidikan atas penembakan fatal terhadap Adam Ziad Amon, seorang penduduk berusia 20 tahun di kota utara Yarka. Amon dilarikan dalam kondisi kritis ke pusat medis Galil di utara kota Nahariyya, di mana dokter menyatakan dia meninggal.

Pada hari Sabtu, Itai Yitzhak yang berusia 17 tahun tewas dalam perkelahian di desa utara Muqeible. Menurut laporan media Ibrani, perkelahian terjadi antara remaja dari Muqeible dan desa terdekat Gan Ner. Yitzhak terluka parah dengan benda tajam selama perkelahian itu.

Baqa al-Gharbiya adalah kota yang didominasi Arab di Distrik Haifa Israel, terletak di dekat Garis Hijau.

Pada tahun-tahun awal kemerdekaan Israel, Baqa al-Gharbiyye adalah salah satu markas besar pemerintahan militer Israel. Beberapa bulan terakhir gelombang kekerasan yang mematikan kerap terjadi di kota ini, di mana senjata api dan kejahatan terus meluas.
EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA