CEO Facebook Zuckerberg: Saya Kira Basis Karyawan Kami Condong Ke Kiri

CEO Facebook, Mark Zuckerberg/Net

Partai Republik berusaha membuktikan bias dalam kebijakan moderasi konten dari pemain teknologi terbesar.

Dalam sidang selama empat jam yang berlangsung pada Rabu (28/10) di depan Kongres, Senator Ron Johnson mendesak pemilik Facebook, Twitter, dan Google menguraian kecenderungan politik karyawan mereka dan memaparkan kebijakan mereka yang memengaruhi kebebasan berbicara.

Para CEO dari platform online top dunia; Mark Zuckerberg dari Facebook, Jack Dorsey dari Twitter, dan Sundar Pichai dari Google semuanya muncul secara sukarela dalam acara dengar pendapat yang dilangsungkan secara virtual oleh Komite Senat AS untuk Perdagangan, Sains, dan Transportasi.

Setiap Senator diberi waktu tujuh menit untuk mengajukan pertanyaan mana pun yang mereka pilih, dan satu pertanyaan kompleks di tengah-tengah semuanya; Apakah Pasal 230 Undang-Undang Kepatutan Komunikasi telah melampaui batas kegunaannya di era digital saat ini?

“Apakah menurut Anda ideologi politik karyawan di perusahaan Anda, katakanlah, 50:50, konservatif versus liberal progresif? Atau menurut Anda itu mendekati 90 persen liberal dan 10 persen konservatif?” tanya Johnson, seperti dikutip dari Forbes, Rabu (28/10).

CEO Twitter Jack Dorsey, menjawab: “Saya tidak tahu pandangan karyawan kami karena itu bukan sesuatu yang kami tanyakan atau fokuskan."

Dorsey juga menegaskan bahwa pandangan setiap karyawannya bukanlah sesuatu yang dia cari.

Menanggapi pertanyaan yang sama, CEO Google Sundar Pichai mengatakan lebih dari 50 persen dari 100 ribu karyawan Google berasal dari luar California.

“Memang cenderung proporsional dengan area tempat kita berada,” ujarnya.

Sementara, CEO Facebook Mark Zuckerberg berkata: "Saya tidak tahu jumlah pastinya tetapi saya kira basis karyawan kami condong ke kiri.”

Johnson, mengatakan menurut pendapatnya bahwa 'cukup jelas' bagaimana perusahaan-perusahaan ini miring berdasarkan 'laporan' tentang forum obrolan yang mengasingkan karyawan konservatif, meminta para pemimpin teknologi untuk berkomentar tentang seberapa liberal staf mereka.

Kemudian, beberapa senator Republik menekan trio teknologi itu untuk menyebutkan satu orang Demokrat yang tweet atau postingan Facebook-nya telah mereka tandai.

Ketiganya sepakat bahwa tweet Presiden Trump telah dikontekstualisasikan untuk informasi yang salah sebanyak lusinan kali.

Dorsey, Zuckerberg dan Pichai bersikeras bahwa mereka hanya mengikuti kebijakan mereka, yang tidak memperhitungkan afiliasi politik, dan jika calon dari Partai Demokrat Joe Biden men-tweet klaim seperti yang dilakukan presiden, mereka akan bereaksi dengan cara yang sama.

Menurut laman OpenSecrets.org, karyawan Facebook, Google, dan Twitter lebih menyukai Demokrat daripada Republik dengan kontribusi politik dalam siklus pemilihan ini.

Johnson juga bertanya kepada Dorsey dan Zuckerberg apakah mereka memiliki 'bukti' bahwa pemberitaan New York Post baru-baru ini tentang konten dari laptop milik Hunter Biden didasarkan pada disinformasi Rusia.

"Kami tidak melakukannya," jawab Dorsey, menekankan bahwa mereka tidak ikut campur dalam berita tersebut.

Kemudian dalam persidangan, Senator Partai Republik Roger Wicker, ketua komite, bertanya kepada Zuckerberg apakah dia memiliki bukti bahwa Rusia adalah sumber informasi dalam laporan New York Post.

"Saya akan mengandalkan FBI untuk membuat penilaian itu," kata Zuckerberg tetapi menambahkan bahwa dia secara pribadi tidak memiliki bukti itu. "Aku sendiri tidak."
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet

Selasa, 13 April 2021
Video

Jendela Usaha • Laris Manis Saat Ramadhan Dengan Olahan Kolang Kaling

Rabu, 14 April 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Apa Kabar Asia Timur?

Rabu, 14 April 2021

Artikel Lainnya

Austria Hingga Finlandia Berlomba-lomba Jadi Tuan Rumah Pertemuan Biden Dan Putin
Dunia

Austria Hingga Finlandia Ber..

14 April 2021 17:47
Soal Proyek KF-X/IF-X, Pengamat: Korsel Paham Kesulitan Indonesia
Dunia

Soal Proyek KF-X/IF-X, Penga..

14 April 2021 17:12
Trudeau: Pandemi Covid-19 Kanada Masih Dalam Level Yang Sangat Serius
Dunia

Trudeau: Pandemi Covid-19 Ka..

14 April 2021 16:29
Kuba Kutuk Serangan Natanz, Menlu Rodriguez: Ini Dilakukan Penentang Pencabutan Sanksi AS
Dunia

Kuba Kutuk Serangan Natanz, ..

14 April 2021 16:02
Pilihan Terbaik Untuk Korea Utara Dan Korea Selatan Adalah Status Quo
Dunia

Pilihan Terbaik Untuk Korea ..

14 April 2021 15:57
Menlu Kuba Ucapkan Selamat Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan Bagi Umat Muslim
Dunia

Menlu Kuba Ucapkan Selamat M..

14 April 2021 15:34
Pengamat: Kanada Sengaja Ciptakan Citra Teror Tentang Xinjiang, Hasil Koordinasi Dengan AS
Dunia

Pengamat: Kanada Sengaja Cip..

14 April 2021 15:27
Utusan PBB Untuk Yaman: Hentikan Pertikaian, Biarkan Penduduk Beribadah Ramadhan Dengan Aman
Dunia

Utusan PBB Untuk Yaman: Hent..

14 April 2021 14:52