Pelaku Penyerangan Nice Adalah Pria Tunisia, Berganti Pakaian Sebelum Beraksi

Serangan di Basilika Notre-Dame/Net

Jaksa anti-terorisme Prancis, Jean-Francois Ricard, mengatakan pelaku penyerangan di Nice adalah pria asal Tunisia bernama Brahim Aouissaoui kelahiran tahun 1999. Dia masuk ke Prancis dari Italia pada 9 Oktober.

Kantor Kejaksaan Umum Tunisia membenakan bahwa pelaku adalah warga Tunisia.

Menurut pihak berwenang Prancis, pria itu memasuki kota Bari sebagai yang 'tidak membahayakan' karena tidak dikenal oleh dinas intelijen Prancis dan tidak ada dalam file sidik jari nasional. Ricard mengatakan, informasi perjalanan pria itu berasal dari dokumen Palang Merah Italia, seperti dikutip dari Euronews, Kamis (29/10).
Gerakan Aouissaoui pada hari serangan itu, terekam oleh video surveillance, menunjukkan dia tiba di stasiun kereta Nice dan mengganti pakaiannya segera setelah pukul 8 pagi. Dia kemudian berjalan 400 meter (1.312 kaki) ke Basilika Notre-Dame di mana dia melakukan serangan selama 28 menit, menewaskan tiga orang, seperti dilaporkan CNN.

Polisi menemukan salinan Alquran dan dua telepon pada penyerang. Sebuah pisu yang digunakan untuk menyerang yang memiliki bilah sepanjang 17 sentimeter, serta sebuah tas berisi urusan pribadi si penyerang dan dua pisau lainnya di dalam tas.

Pasca penyerangan Prancis meningkatkan keamanan hingga maksimum di penjuru negara itu. Seluruh gereja di Nice telah ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Insiden tersebut adalah yang terbaru dari sejumlah serangan yang melanda Prancis dalam beberapa tahun terakhir, dan terjadi kurang dari dua minggu setelah pemenggalan kepala guru Samuel Paty di Paris. Paty menjadi sasaran setelah dia menggunakan karikatur Nabi Muhammad dalam Islam selama pelajaran.

Nice telah menjadi sasaran teror di masa lalu. Pada tahun 2016, puluhan orang tewas setelah seorang penyerang yang terinspirasi ISIS menabrakkan truk seberat 20 ton ke  kerumunan Hari Bastille .
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Farah ZoomTalk Spesial Ramadhan • Salam sehat, bahagia penuh kegembiraan

Rabu, 05 Mei 2021
Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021

Artikel Lainnya

Pashinyan: Rusia Banyak Mengulurkan Tangan Untuk Armenia, Mulai Dari Perdamaian Hingga Pandemi
Dunia

Pashinyan: Rusia Banyak Meng..

07 Mei 2021 06:26
Blinken:  Kami Tidak Mengatakan Anda Harus Memilih China Atau AS, Tapi Barat Perlu Berhati-hati
Dunia

Blinken: Kami Tidak Mengata..

07 Mei 2021 06:02
'Tsunami' Covid-19 India Bikin Waswas, Negara Tetangga Kompak Tutup Perbatasan
Dunia

'Tsunami' Covid-19 India Bik..

06 Mei 2021 22:26
Geser Spanyol Dan AS, China Jadi Pasar Teratas Cerutu Legendaris Kuba
Dunia

Geser Spanyol Dan AS, China ..

06 Mei 2021 17:33
Trump Diusir Lagi, Twitter Tangguhkan Akun 'From the Desk of Donald J. Trump'
Dunia

Trump Diusir Lagi, Twitter T..

06 Mei 2021 17:31
Bolsonaro: Rusia Dan Putin Sangat Menarik Untuk Brasil
Dunia

Bolsonaro: Rusia Dan Putin S..

06 Mei 2021 15:37
Disuntik Vaksin Sinopharm Tanpa Izin, Duterte: Jangan Ikuti Saya, Berbahaya!
Dunia

Disuntik Vaksin Sinopharm Ta..

06 Mei 2021 15:29
Laju Pandemi Belum Terkendali, Gubernur Tokyo Pertimbangkan Opsi Perpanjangan Keadaan Darurat
Dunia

Laju Pandemi Belum Terkendal..

06 Mei 2021 15:08