Washington Bersiap Hadapi Potensi Kerusuhan Pasca Pilpres AS 3 November

Walikota Washington, Muriel Bowser/Net

Ibukota Amerika Serikat (AS), Washington tengah mempersiapkan diri menjelang pemilihan presiden (pilpres) pada 3 November dan dampaknya terhadap keamanan kota.

Walikota Washington, Muriel Bowser mengatakan, pemerintah kota sedang bersiap menanggapi potensi kerusuhan sipil yang kemungkinan terjadi setelah pilpres.

"Pemilihan ini mungkin berbeda dalam pergantian perhitungan suara (sebelumnya). Kami juga tahu beberapa orang ingin menyebabkan kekacauan atau masalah," ujar Bowser dalam konferensi pers pada Kamis (29/10), seperti dikutip Sputnik.

"Kami tidak memiliki hal khusus untuk dilaporkan kepada Anda tentang itu, tetapi kami akan memberi tahu Anda bahwa kami sedang mempersiapkan untuk memastikan keamanan kota," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Kepolisian Metropolitan Peter Newsham mengatakan dia memproyeksikan akan ada kerusuhan sipil di Washington pada Hari Pemilu sehingga seluruh pasukan polisi kota akan bekerja pada 3 November dan hari-hari berikutnya.

Newsham mengatakan tidak ada ancaman kekerasan yang dapat dipercaya saat ini, tetapi pemerintah kota telah menerima banyak izin untuk mengadakan demonstrasi.

Sebelumnya, perusahaan AS Fortitude Ranch mengumumkan akan menyediakan tiga kondominium liburan sebagai komunitas bertahan hidup pada Hari Pemilihan karena kemungkinan kerusuhan sipil yang terjadi setelah pemilihan presiden dan umum pada 3 November.

Pilpres AS 2020 sendiri mempertarungkan antara petahana, Presiden Donald Trump dan lawannya dari Partai Demokrat Joe Biden.

Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan oleh beberapa lembaga, Biden tampak lebih unggul dari Trump. Namun kemenangan Trump juga bukan sesuatu yang tidak mungkin.

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Bagi-bagi Vaksin, India Kirim 1,5 Juta Dosis Untuk Myanmar
Dunia

Bagi-bagi Vaksin, India Kiri..

22 Januari 2021 18:04
15 Tahun Mendekam Di Penjara Israel, Narapidana Palestina Meninggal Dunia Setelah Disuntik Vaksin Virus Corona
Dunia

15 Tahun Mendekam Di Penjara..

22 Januari 2021 17:37
Sekian Lama Bertahan, Hong Kong Akhirnya Bersiap Lockdown Ribuan Warga Karena Virus Corona
Dunia

Sekian Lama Bertahan, Hong K..

22 Januari 2021 17:13
Empat Pejabat Tinggi Irak Dicopot Usai Serangan Bom Kembar Di Baghdad
Dunia

Empat Pejabat Tinggi Irak Di..

22 Januari 2021 17:09
Petugas Krematorium Jerman: Masih Banyak Yang  Anggap Remeh Corona, Padahal Sudah Ratusan Peti Mati Di Sini
Dunia

Petugas Krematorium Jerman: ..

22 Januari 2021 16:34
Tombol Merah Ajaib Trump Sudah Tidak Ada Lagi Di Meja Presiden Biden
Dunia

Tombol Merah Ajaib Trump Sud..

22 Januari 2021 16:16
Rapper Top AS Lil Wayne Ungkap Terima Kasih Kepada Donald Trump Atas Pengampunannya
Dunia

Rapper Top AS Lil Wayne Ungk..

22 Januari 2021 16:05
PBB Adopsi Resolusi Baru Untuk Perangi Sektarianisme Dan Lindungi Situs Suci
Dunia

PBB Adopsi Resolusi Baru Unt..

22 Januari 2021 15:46