Farah.ID
Farah.ID

Sidang Pleno Partai Komunis China Sepakati Rencana Jangka Panjang Xi Jinping Hingga 2035

LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Jumat, 30 Oktober 2020, 15:01 WIB
Sidang Pleno Partai Komunis China Sepakati Rencana Jangka Panjang Xi Jinping Hingga 2035
Partai Komunis China menyelesaikan sidang pleno lima tahunannya pada Kamis, 29 Oktober 2020/Net
Partai Komunis China (PKC) telah menyelesaikan sidang pleno kelima untuk memantapkan arah atau fokus kebijakan China di masa yang akan datang pada Kamis (29/10).

Sebanyak 198 anggota Komite Sentral PKC dan 166 anggota penggantinya hadir dalam sidang yang berlangsung selama empat hari tersebut.

Dilaporkan South China Morning Post, sidang itu berhasil menyepakati rencana dan visi lima tahun China yang ke-14 (2021-2025) untuk pembangunan ekonomi dan tujuan jangka panjang 2035.

Sebuah komunike telah dirilis menyatakan, sidang membahas laporan kerja yang disampaikan oleh Presiden Xi Jinping atas nama Politbiro Komite Sentral PKC.

Dalam rencana lima tahunan, China berupaya merombak besar-besaran pasar domestiknya dengan meningkatkan konsumsi agar mengurangi ketergantungan pasar global.

Sementara cetak biru 2035 sendiri mencerminkan visi Xi sebagai presiden seumur hidup untuk mengubah China menjadi "negara sosialis moden yang hebat".   

Tujuan nasional selama 15 tahun ke depan sendiri akan dirilis secara lebih rinci dalam beberapa hari ke depan.

Namun rencana 15 tahun Xi merupakan upayanya untuk membangun China menjadi "negara sosialis modern yang makmur, kuat, demokratis, maju secara budaya dan harmonis" pada 2049.

Media pemerintah mengatakan sebelumnya bahwa tujuan pertama untuk menjadi "masyarakat yang cukup makmur" dalam segala hal pada 2021 telah tercapai dan China siap untuk melakukan perjalanan selanjutnya untuk menjadi lebih besar.

Pertemuan itu juga diketahui membahas masa depan Hong Kong.

Hanya ada satu referensi ke Hong Kong dan Taiwan yang ditulis dalam komunike tersebut, yang mengatakan PKC berencana untuk menjaga stabilitas jangka panjang dan kemakmuran Hong Kong dan Makau dan akan mempromosikan penyatuan kembali Taiwan secara damai.

Sidang pleno kelima biasanya berlangsung di tengah masa jabatan lima tahun Komite Sentral. Selai itu juga digunakan untuk mengumumkan pergantian anggota yang penting.

ARTIKEL LAINNYA