Mufti Kabalan Dan Dewan Tertinggi Katolik Roma Lebanon Kutuk Serangan Gereja Nice

Mufti Besar Jaafari Lebanon, Sheikh Ahmad Kabalan/Net

Mufti Besar Jaafari Lebanon, Sheikh Ahmad Kabalan, ikut mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian teror mengerikan di gereja Nice, Prancis, Kamis (29/10).

Dalam khutbah Jumatnya, ia mengutuk segala bentuk tindakan kriminal apa pun, termasuk yang dialami rakyat Prancis saat ini.

"Kami dengan tegas menolak apa yang terjadi di Nice kemarin, mengutuk keras dan menganggapnya sebagai serangan terang-terangan dan kurang ajar terhadap Muslim," ungkapnya, seperti dikutip dari Arab News, Jumat (30/10).

Di momen yang sama dia juga dengan tegas mengecam pernyataan resmi Prancis yang dianggap telah menghina Nabi, meremehkan dan melukai perasaan jutaan umat Muslim.

Sementara itu, kecaman atas teror juga datang dari Dewan Tertinggi Katolik Roma Lebanon. Dalam sebuah pernyataan mereka mengutuk "serangan teroris di kota Nice di Prancis".

Dewan menilai bahwa “kejahatan teroris ini tidak ada hubungannya dengan Islam dan Muslim. Ini adalah tindakan individu yang dilakukan oleh teroris yang dihantui oleh radikalisme, obskurantisme dan penolakan terhadap nilai-nilai peradaban sejarah rakyat Prancis. Melalui tindakan mereka, mereka menyalahgunakan semangat toleransi, hidup berdampingan, penerimaan orang lain dan kebebasan berpikir dan berkeyakinan yang diserukan oleh semua agama. "

Selain itu, Dewan juga menyerukan untuk “menjauh dari memfitnah agama dan kepercayaan serta menghasut kebencian dan kebencian di antara orang-orang, mengangkat suara moderat, kebijaksanaan dan akal, bekerja sama dalam semangat Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama, yang diumumkan oleh Paus Francis dan Imam Besar Al-Azhar, Sheikh Ahmed Al-Tayeb dari UEA tahun lalu."

Pada Jumat (30/10) sejumlah demonstran di Lebanon melakukan aksi protes terhadap pemerintah Prancis, terkait pernyataan Emmanuel Macron yang dinilai melecehkan Nabi Muhammad.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

WHO Godok Peluncuran Sertifikat Elektronik Untuk Vaksinasi Covid-19
Dunia

WHO Godok Peluncuran Sertifi..

04 Desember 2020 18:25
Masalah Domestik Numpuk, Butuh Waktu Bagi Biden Untuk Lanjutkan Negosiasi Denuklirisasi Korea Utara
Dunia

Masalah Domestik Numpuk, But..

04 Desember 2020 18:05
Dino Patti Djalal: Mentalitas Korea Utara Luar Biasa
Dunia

Dino Patti Djalal: Mentalita..

04 Desember 2020 17:13
Dubes Park Tae Sung Berharap Indonesia Dan ASEAN Terus Berkontribusi Bagi Perdamaian Semenanjung Korea
Dunia

Dubes Park Tae Sung Berharap..

04 Desember 2020 16:36
Uzbekistan Telah Menerima Sampel Pertama Vaksin Sputnik V Buatan Rusia
Dunia

Uzbekistan Telah Menerima Sa..

04 Desember 2020 16:31
Presiden Vucic: Vaksin Covid-19 Sputnik V Telah Dikirim Ke Serbia, Dia Akan Jadi Orang Pertama Yang Siap Diujicoba
Dunia

Presiden Vucic: Vaksin Covid..

04 Desember 2020 16:18
Pemilu, Simbol Kuat Kemenangan Demokrasi Venezuela
Dunia

Pemilu, Simbol Kuat Kemenang..

04 Desember 2020 15:38
'Spicy Life' Film Pendek Petani Korban Bencana Tsunami Palu Yang Bertahan Dengan Bantuan ICDF Taiwan
Dunia

'Spicy Life' Film Pendek Pet..

04 Desember 2020 15:23