Boikot Tak Cukup, Jaringan Teroris Al Qaeda Ancam Bunuh Emmanuel Macron

Presiden Prancis, Emmanuel Macron/Net

Presiden Prancis, Emmanuel Macron tengah menjadi sorotan dunia Arab dan Muslim karena komentar kontroversialnya terkait dengan Islam. Ia pun diserang karena dianggap mendukung penerbitan kartun Nabi Muhammad.

Sejumlah negara telah menyatakan kecamannya pada Macron, beberapa bahkan menyerukan boikot produk Prancis.

Kelompok teroris Al Qaeda pun ikut ambil bagian. Jaringan Al Qaeda di Maghreb Islam (AQMI) telah memerintahkan para pengikutnya untuk membunuh siapa saja yang menghina Nabi Muhammad dan mengancam Macron atas komentarnya.

"Membunuh siapa saja yang menghina nabi adalah hak setiap Muslim," begitu laporkan kantor berita AFP yang mengutip pernyataan para teroris tersebut.

Lebih lanjut, AQMI menuturkan, boikot produk Prancis merupakan sebuah kewajiban. Namun tindakan tersebut tidak cukup untuk membalas pernyataan Macron.

Menurut AQMI, Macron adalah seorang pemimpin mudah yang tidak berpengalaman, ia memiliki "otak kecil" dan terus menyinggung nabi.

Hubungan antara Prancis dan sebagian dunia Muslim memburuk, khususnya setelah seorang guru di pinggiran kota Paris meninggal karena dipenggal oleh seorang imigran muslim berusia 18 tahun. Guru bernama Samuel Patty itu diserang setelah menunjukkan karikatur Nabi Muhammad dalam kelasnya.

Macron yang mengutuk pembunuhan tersebut memberikan sang guru penghargaan sipil tertinggi, L├ęgion d'Honneur. Pada saat yang sama, ia membela Patty yang menunjukkan karikatur Nabi Muhammad dan menyatakan akan melindungi hak kebebasan berekspresi.

Sontak komentar Macron dianggap sebagai sebuah dukungan terhadap penghinaan nabi yang membuat banyak pihak marah.

Protes skala besar diadakan di Bangladesh, Lebanon dan Malaysia. Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, menyebut komentar Macron memecah belah, sementara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa pemimpin Prancis itu membutuhkan "pemeriksaan mental".

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Setelah Nicolas Sarkozy, Pengadilan Prancis Akan Vonis Mantan PM Atas Skandal Korupsi
Dunia

Setelah Nicolas Sarkozy, Pen..

04 Maret 2021 17:12
Enggan Patuhi Junta Militer, Tiga Polisi Myanmar Kabur Ke India
Dunia

Enggan Patuhi Junta Militer,..

04 Maret 2021 16:22
Ketika Barat Sibuk 'Timbun' Vaksin, Afrika Tak Punya Pilihan Selain Kepada China Dan Rusia
Dunia

Ketika Barat Sibuk 'Timbun' ..

04 Maret 2021 16:05
San Paulo Berlakukan 'Kode Merah' Saat Angka Kasus Covid-19 Melonjak
Dunia

San Paulo Berlakukan 'Kode M..

04 Maret 2021 15:58
Kerusakan Bangunan Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh Oleh Armenia Mencapai Rp 713 Triliun
Dunia

Kerusakan Bangunan Azerbaija..

04 Maret 2021 15:28
Aktivis Myanmar: Kami Melawan Dengan Cara Apa pun, Tidak Ada Artinya Tetap Hidup Di Bawah Junta
Dunia

Aktivis Myanmar: Kami Melawa..

04 Maret 2021 14:59
Singapura Tak Akan Keluarkan Izin Mobil Diesel Baru Mulai 2025
Dunia

Singapura Tak Akan Keluarkan..

04 Maret 2021 14:42
Teror Bom Misterius Gegerkan Pengunjung Taj Mahal, Aparat Langsung Lakukan Penggeledahan
Dunia

Teror Bom Misterius Gegerkan..

04 Maret 2021 14:23