Jaringan ISIS Di Mozambik Penggal 50 Warga Desa Di Lapangan Sepak Bola

Jaringan ISIS di Mozambik menyerang desa dan membunuh warga/Net

Kelompok teroris yang terkait dengan ISIS di Mozambik dilaporkan telah memenggal lebih dari 50 orang di lapangan sepak bola di sebuah desa.

Kelompok yang dikenal dengan nama Ahlu Sunnah Wa-Jamo atau kerap disebut al-Shabaab melakukan serangan di desa Muatide, Provinsi Cabo Delgado selama beberapa hari terakhir.

Media lokal melaporkan, mereka telah membakar beberapa desa dan mengumpulkan orang-orang yang mereka tangkap dari hutan terdekat di sebuah lapangan sepak bola. Di sana para korban dipenggal, tubuh mereka dimutilasi. Beberapa wanita juga diculik.

"Polisi mengatahui pembantaian yang dilakukan oleh kelompok pemberontak melalui laporan orang-orang yang menemukan mayat di hutan," ujar jurubicara polisi di Mueda, seperti dikutip RT.

"Mungkin ada 20 mayat yang tersebar di area dengan luas sekitar 500 meter itu," lanjutnya.

Para korban sendiri dimakamkan pada Selasa (10/11), di mana hanya ada sisa 15 anak laki-laki yang masih hidup di desa tersebut.

Beberapa bulan lalu, April 2020, kekerasan yang dilakukan kelompok itu terjadi. Sebanyak 52 orang ditembak dan dipenggal ketika menolak bergabung menjadi militan.

Sebulan sebelumnya, Maret, para militan membakar gedung-gedung pemerintahan, termasuk markas polisi yang membuat puluhan pejabat penegak hukum meninggal.

Para militan telah menargetkan desa-desa terpencil selama beberapa bulan terakhir ketika mereka mencoba untuk memberikan pengaruh yang lebih besar di wilayah tersebut, yang menyebabkan ribuan orang mengungsi.

Menurut laporan BBC, pemerintah Mozambik telah meminta bantuan internasional dalam melatih pasukannya untuk mengendalikan pemberontakan.

"Kejahatan keji dan mengerikan atas nama keyakinan dan ideologi. Kita semua harus bersatu untuk mengakhiri keyakinan totaliter yang tidak memiliki belas kasihan," kata seorang aktivis hak asasi manusia, Ayaan Hirsi Ali.

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yang Prioritaskan Keuntungan Di Tengah Pandemi
Dunia

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yan..

19 Januari 2021 14:01
Jepang Dalam Mode Siaga Tinggi, Temukan Kasus Varian Baru Tanpa Riwayat Perjalanan Ke Inggris
Dunia

Jepang Dalam Mode Siaga Ting..

19 Januari 2021 13:26
Klaim Tak Punya Kasus Virus Corona, Turkmenistan Jadi Negara Asia Tengah Pertama Yang Daftarkan Vaksin Rusia
Dunia

Klaim Tak Punya Kasus Virus ..

19 Januari 2021 13:22
Imbauan Carrie Lam: Sebaran Covid-19 Tidak Berhubungan Dengan Ras Atau Etnis
Dunia

Imbauan Carrie Lam: Sebaran ..

19 Januari 2021 13:04
Tidak Bijak Bagi Joe Biden Untuk Mengubur Pencapaian Manis Donald Trump Atas Korea Utara
Dunia

Tidak Bijak Bagi Joe Biden U..

19 Januari 2021 12:38
Pemilu Palestina, PM Mohammed Shtayyeh Minta Uni Eropa Kirim Pengamat Independen
Dunia

Pemilu Palestina, PM Mohamme..

19 Januari 2021 12:15
Kecewa Dengan UE, Kosovo Putuskan Untuk Ambil Sikap Dalam Waktu Dekat
Dunia

Kecewa Dengan UE, Kosovo Put..

19 Januari 2021 11:49
Jepang: Tuntutan Kompensasi Korsel Atas Korban Jugun Ianfu Merusak Hubungan
Dunia

Jepang: Tuntutan Kompensasi ..

19 Januari 2021 11:37