Angka Kematian Covid-19 Pada Lansia Di Denmark Tinggi, Amnesty International Kecam Pemerintah

Amnesty International soroti tingginya angka kematian Covid-19 di kalangan lansia/Net

Amnesty International menyoroti tingginya angka kematian akibat Covid-19 di kalangan penghuni panti jompo di Belgia.

Organisasi non-pemerintah itu menyebut, antara Maret hingga Oktober, sebanyak 61,3 persen total kematian akibat Covid-19 di Belgia terjadi di panti jompo.

Sejauh ini Belgia sendiri sudah melaporkan lebih dari 531 ribu kasus Covid-19 dengan lebih dari 14 ribu kematian.

Amnesty International menyebut, pihak berwenang tidak cukup cepat untuk menerapkan tindakan untuk melindungi penghuni dan staf panti jompo. Pasalnya mereka yang terinfeksi tidak dipindahkan ke rumah sakit untuk menerima perawatan.

"Hasil penyelidikan memungkinkan kami untuk menegaskan bahwa (panti jompo) dan penghuninya telah ditinggalkan oleh pihak berwenang sampai tragedi ini dikecam secara terbuka," kata Direktur Amnesty International Belgia, Philippe Hensmans.

Ketika infeksi melonjak di seluruh negeri, panti jompo dengan cepat kewalahan oleh laju kontaminasi yang hingar-bingar karena otoritas lokal bahkan meminta dukungan angkatan bersenjata Belgia untuk mengatasi situasi yang mengkhawatirkan.

Belgia memiliki salah satu tingkat kematian tertinggi di seluruh dunia selama gelombang pertama. Tetapi sementara staf panti jompo kewalahan, rumah sakit di negara itu berhasil mengatasi krisis karena unit perawatan intensifnya tidak pernah mencapai kapasitas 2.000 tempat tidur.

Sekretaris jenderal federasi panti jompo Femarbel, Vincent Fredericq mengatakan, banyak penduduk yang membutuhkan bantuan medis tertinggal.

"Semua orang terpana oleh gambar rumah sakit Italia dan Spanyol. Situasi ini berdampak besar pada pembuat keputusan federal yang sejak awal mengatakan bahwa sangat penting untuk menghindari perawatan intensif yang berlebihan. Panti jompo telah diturunkan ke baris kedua dan penduduk serta staf telah menjadi korban," tutur dia.

Data dari Doctors Without Borders menunjukkan, hanya 57 persen dari kasus serius di panti jompo yang dipindahkan ke rumah sakit karena kondisi yang berbahaya.

“Beberapa orang lanjut usia mungkin meninggal secara prematur,” kata Amnesty International.

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yang Prioritaskan Keuntungan Di Tengah Pandemi
Dunia

WHO Kecam Pembuat Vaksin Yan..

19 Januari 2021 14:01
Jepang Dalam Mode Siaga Tinggi, Temukan Kasus Varian Baru Tanpa Riwayat Perjalanan Ke Inggris
Dunia

Jepang Dalam Mode Siaga Ting..

19 Januari 2021 13:26
Klaim Tak Punya Kasus Virus Corona, Turkmenistan Jadi Negara Asia Tengah Pertama Yang Daftarkan Vaksin Rusia
Dunia

Klaim Tak Punya Kasus Virus ..

19 Januari 2021 13:22
Imbauan Carrie Lam: Sebaran Covid-19 Tidak Berhubungan Dengan Ras Atau Etnis
Dunia

Imbauan Carrie Lam: Sebaran ..

19 Januari 2021 13:04
Tidak Bijak Bagi Joe Biden Untuk Mengubur Pencapaian Manis Donald Trump Atas Korea Utara
Dunia

Tidak Bijak Bagi Joe Biden U..

19 Januari 2021 12:38
Pemilu Palestina, PM Mohammed Shtayyeh Minta Uni Eropa Kirim Pengamat Independen
Dunia

Pemilu Palestina, PM Mohamme..

19 Januari 2021 12:15
Kecewa Dengan UE, Kosovo Putuskan Untuk Ambil Sikap Dalam Waktu Dekat
Dunia

Kecewa Dengan UE, Kosovo Put..

19 Januari 2021 11:49
Jepang: Tuntutan Kompensasi Korsel Atas Korban Jugun Ianfu Merusak Hubungan
Dunia

Jepang: Tuntutan Kompensasi ..

19 Januari 2021 11:37