Untuk Pertama Kali Modi Menelepon Joe Biden, Prioritaskan Penanganan Pandemi Dan Akses Vaksin

Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Perdana Menteri India Narendra Modi melakukan percakapan telepon pertamanya dengan Presiden AS terpilih Joe Biden pada Rabu (18/11). Keduanya sepakat untuk membangun koitmen bersama dalam rangka memajukan kemitraan strategis Indo-AS.

Menurut laporan yang dirilis Kementerian Luar Negeri India, selain mengucapkan selamat atas kemenangan Biden dalam pilpres AS 2020, Modi membahas kerja sama yang menjadi prioritas kedua negara termasuk mengatasi pandemi virus corona, mempromosikan akses ke vaksin yang terjangkau, mengatasi perubahan iklim dan bekerja sama di Kawasan Indo-Pasifik, seperti dikutip dari Al-Jazeera, Rabu (18/11).

Modi sebelumnya men-tweet ucapan selamatnya kepada Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris pada 8 November lalu. Dalam kesempatan tersebut, pria 70 tahun itu mengenang interaksi yang pernah terjadi dengan Biden, termasuk selama kunjungan resminya ke Amerika Serikat pada 2014 dan 2016.

Biden pernah mengunjungi India pada 2013. Ia juga pernah memimpin Sesi Bersama Kongres AS yang disampaikan oleh Modi selama kunjungannya tahun 2016 ke Washington.

PM Modi sebelumnya dikenal dengan pertunjukan bonhomie (ramah)-nya di depan umum bersama Presiden Donald Trump yang mengunjungi India pada Februari.

Para pengkritik Modi mengatakan bahwa perdana menteri hampir saja mendukung pencalonan Trump, yang mereka katakan dapat merugikan prospek India di bawah pemerintahan Demokrat.

Menjelang pemilu AS, Biden mengutuk undang-undang kewarganegaraan pemerintah nasionalis Hindu yang menurut para kritikus mendiskriminasi hampir 200 juta Muslim di India.

“Langkah-langkah ini tidak konsisten dengan tradisi lama negara sekularisme dan dengan mempertahankan demokrasi multi-etnis dan multi-agama,” kata Biden dalam sebuah pernyataan.

Tetapi para analis mengatakan hubungan India-AS menikmati dukungan bipartisan, dan AS ingin India tetap menjadi mitra utama dalam upaya untuk melawan China.

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar mengatakan pada hari Selasa bahwa hubungan antara New Delhi dan Washington akan berkembang lebih jauh di bawah pemerintahan Biden.

“Sebagai wakil presiden, kami menangani dia. Saya kebetulan menjadi duta besar selama fase terakhir pemerintahan Obama. Kami mengenalnya sejak dia berada di Komite Hubungan Luar Negeri Senat sebagai anggota Demokrat dan kemudian sebagai ketuanya,” kata Jaishankar saat berbicara pada diskusi online yang diselenggarakan oleh lembaga think-tank Gateway House.

India menikmati hubungan yang kuat dan berkembang dengan AS, ditandai dengan kunjungan lima presiden Republik dan Demokrat AS ke negara Asia Selatan itu dalam 10 tahun terakhir.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Nyaris Setengah Populasi Yaman Di Ambang Kelaparan Massal
Dunia

Nyaris Setengah Populasi Yam..

03 Desember 2020 23:56
La Tribune: Indonesia Mau
Dunia

La Tribune: Indonesia Mau Ke..

03 Desember 2020 23:35
Ini Tujuh Hal Penting Yang Perlu Dipahami Soal Pemilu Legislatif Venezuela
Dunia

Ini Tujuh Hal Penting Yang P..

03 Desember 2020 23:20
Penyelam Jerman Temukan Mesin Sandi Enigma Bekas Nazi Di Laut Baltik
Dunia

Penyelam Jerman Temukan Mesi..

03 Desember 2020 22:26
Terseret Skandal Suap, Mantan PM Shinzo Abe Dipanggil Kejaksaan
Dunia

Terseret Skandal Suap, Manta..

03 Desember 2020 18:41
Hilang Di Utah, Raib Di Rumania, Monolit Ketiga Ditemukan Di California
Dunia

Hilang Di Utah, Raib Di Ruma..

03 Desember 2020 17:33
Torehkan Prestasi, Dubes Ibnu Hadi Dapat Penghargaan Dari Presiden Vietnam
Dunia

Torehkan Prestasi, Dubes Ibn..

03 Desember 2020 17:06
Rayakan HUT Korpri, Dubes Berlian Napitupulu Beri Tips Menghadapi Dampak Pandemi
Dunia

Rayakan HUT Korpri, Dubes Be..

03 Desember 2020 16:50