Lukashenko Tunjuk Mantan Menteri Pertahanan Sebagai Duta Besar Belarusia Untuk Azerbaijan

Lukashenko saat memanggil personilnya untuk jabatan baru sebagai duta besar/Net

Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko menunjuk duta besar baru untuk Armenia dan Azerbaijan pada Kamis (19/11). Penunjukkan itu diharapkan dapat menjalin hubungan baik dengan negara-negara tersebut.

Andrey Ravkov, mantan menteri pertahanan dan sekretaris negara, ditunjuk sebagai Duta Besar Belarusia untuk Azerbaijan. Sedangkan Aleksandr Konyuk, mantan Duta Besar Jaksa Agung, ditunjuk sebagai Duta Besar Belarusia untuk Armenia.

Pada saat yang sama, Lukashento juga menunjuk Andrei Metelitsa, kepala departemen hukum utama di Kementerian Luar Negeri, sebagai Duta Besar Belarus untuk Pakistan.

Pavel Vzyatkin, wakil direktur departemen urusan ekonomi luar negeri di Kementerian Luar Negeri, sebagai Duta Besar Belarusia di Kenya. Dia juga akan mewakili kepentingan negara di Tanzania, Uganda dan Ethiopia.

Pavel nampaknya memiliki tugas ganda. Lukashenko juga memperceyakannya menjabat sebagai Perwakilan Tetap Belarus untuk Uni Afrika, Program Lingkungan PBB (UNEP) dan Program Pemukiman Manusia PBB (UN-Habitat), seperti dilaporkan oleh Belta.

“Anda profesional. Saya akan bertanya, mungkin ada di sini yang tidak bersedia bekerja sebagai duta?” tanya Lukashenko.

“Anda adalah spesialis berkualifikasi tinggi. Saya siap untuk memikirkan kembali keputusan saya ini, jika Anda memberi tahu saya bahwa Anda ingin bekerja di posisi lain," kata presiden.

Semua yang hadir menyanggupi kesiapan mereka untuk menerima tugas baru itu.

“Jika Anda ingin berada di posisi lain, melakukan pekerjaan lain, sekarang atau mungkin tahun depan, enam bulan ke depan, katakan saja," ujar Lukashenko.

Pekerjaan sebagai duta besar bukanlah sesuatu yang ringan, menurutnya. Ia berharap semua yang hadir pada hari itu bisa memahaminya.

“Kapan saja, Andrei. Meskipun Anda seorang jenderal, tapi tetap saja. Kapan saja,” kata Lukashenko kepada Andrei Ravkov.

“Tentu saja, saya memiliki kekhawatiran ketika menunjuk Anda. Mantan menteri pertahanan diangkat menjadi duta besar untuk Azerbaijan, karena perang baru saja berakhir di sana," ujar Lukashenko.

"Mereka akan mulai berpikir mengapa Lukashenko mengirim jenderal ke sana, seperti apa posisi ini...," katanya, menambahkan bahwa bisa jadi ada kemungkinan reaksi dari luar terhadap keputusan Lukashenko menunjuk personelnya untuk posisi-posisi itu. 
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Ketegangan Meningkat, Zelensky Tantang Putin Bertemu Di Donbas
Dunia

Ketegangan Meningkat, Zelens..

21 April 2021 11:56
Jadi Korban Penipuan Telepon, Lansia Hong Kong Rugi Rp 465 Miliar
Dunia

Jadi Korban Penipuan Telepon..

21 April 2021 11:37
Letusan La Soufriere Berdampak Parah, PBB Galang Dana Bantuan
Dunia

Letusan La Soufriere Berdamp..

21 April 2021 10:56
Dikritik Lambat Lakukan Vaksinasi, PM Thailand: Kami Tidak Ingin Membahayakan Rakyat
Dunia

Dikritik Lambat Lakukan Vaks..

21 April 2021 10:43
Duta Besar Belize Untuk Taiwan Candice Pitts Serahkan Surat Kuasa Pada Presiden Tsai Ing-wen
Dunia

Duta Besar Belize Untuk Taiw..

21 April 2021 10:31
Ukraina: Rusia Akan Mengerahkan 120 Ribu Pasukannya Ke Perbatasan
Dunia

Ukraina: Rusia Akan Mengerah..

21 April 2021 10:22
Pendukung Alexei Navalny Siapkan Aksi Protes Selama Pidato Nasional Vladimir Putin
Dunia

Pendukung Alexei Navalny Sia..

21 April 2021 09:51
Rwanda: Prancis Terlibat Dalam Genosida 1994
Dunia

Rwanda: Prancis Terlibat Dal..

21 April 2021 09:32