Polisi Khusus Rusia Selamatkan Bocah Korban Penculikan Tersangka Pedofil Yang Terkait Aktivitas Dark Web

Ilustrasi/Net

Pasukan khusus Rusia berhasil menyelamatkan bocah laki-laki berusia tujuh tahun yang diculik pada akhir September lalu oleh seorang tersangka pedofil di Desa Makarikha, timur Moskow.

Rekaman video yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri Rusia menunjukkan petugas memotong pintu besi untuk membebaskan bocah itu dan menangkap tersangka.

Operasi itu dikoordinasikan oleh Interpol, setelah petugas agensi di AS melihat pengguna dark web atau web gelap dengan kemungkinan tautan ke penculikan tersebut. Dark Web adalah bagian dari internet yang tidak terlihat oleh mesin pencari dan hanya dapat diakses melalui alat khusus.

Tersangka adalah warga Desa Makarikha berusia 26 tahun.

Hampir 3.000 orang terlibat dalam operasi pencarian besar-besaran itu. Bocah laki-laki yang tidak disebutkan namanya itu, tampaknya sehat tidak terluka.

Dalam video, tersangka terdengar memberi tahu petugas bahwa bocah laki-laki itu sedang bermain dengan notebook di ruang bawah tanah rumah. Ayah bocah itu kemudian mengatakan kepada kantor berita Rusia Tass bahwa anaknya diperiksa oleh petugas medis dan dia baik-baik saja.

"Dia sehat, dan berat badannya tidak turun," kata sang ayah, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (21/11).

Pemerinta juga telah mendatangkan psikolog untuk membantu anak dan keluarganya mengatasi pengalaman mengerikan yang mereka alami.

Anak laki-laki itu diculik pada tanggal 28 September di desa terdekat Gorki setelah dia turun dari bus sekolah dan sedang berjalan pulang. Dalam sebuah pernyataan, Interpol mengatakan polisi di beberapa negara telah membantu menemukan tersangka, menggunakan basis data Eksploitasi Seksual Anak Internasional dari badan tersebut.

“Hari ini, seorang anak laki-laki kembali ke tempat asalnya - bersama keluarganya - berkat petugas spesialis yang berdedikasi dan tindakan cepat oleh pihak berwenang di seluruh dunia,” kata badan polisi internasional itu.

“Meskipun kami benar-benar senang bahwa cerita ini memiliki akhir yang aman, banyak anak di luar sana masih menunggu penyelamatan,” tambahnya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Komandan Senior Garda Revolusi Islam Iran Tewas Dalam Serangan Udara Di Perbatasan Suriah
Dunia

Komandan Senior Garda Revolu..

01 Desember 2020 13:04
Permusuhan Semakin Dalam, China Peringatkan Kapal Australia Untuk Tak Dekati Laut China Selatan
Dunia

Permusuhan Semakin Dalam, Ch..

01 Desember 2020 12:49
Dapat Lampu Hijau, Pesawat Komersial Israel Bisa Pakai Wilayah Udara Arab Saudi?
Dunia

Dapat Lampu Hijau, Pesawat K..

01 Desember 2020 12:39
Scott Atlas, Penasihat Khusus Presiden Trump Untuk Penanganan Virus Corona Mengundurkan Diri
Dunia

Scott Atlas, Penasihat Khusu..

01 Desember 2020 12:37
Ilmuwan Terus Berupaya Pecahkan Misteri Terbesar Abad Ini: Dari Mana Sebenarnya Virus Corona Berasal?
Dunia

Ilmuwan Terus Berupaya Pecah..

01 Desember 2020 12:17
Jelang Pelantikan Biden, Trump Tancap Gas Pembuatan Tembok Meksiko
Dunia

Jelang Pelantikan Biden, Tru..

01 Desember 2020 12:15
Menteri Besar Selangor Kirim Pesan Dukungan Bagi Anies Pasca Dinyatakan Positif Covid-19
Dunia

Menteri Besar Selangor Kirim..

01 Desember 2020 11:57
Bintang Rock Australia Blak-blakan Salahkan Sikap Scott Morrison: Kita Tidak Bisa Sendirian Lawan China
Dunia

Bintang Rock Australia Blak-..

01 Desember 2020 11:56