Pererat Hubungan Diplomatik, Israel Kirim Delegasi Resmi Pertama Ke Sudan

Ilustrasi/Net

Israel mengirim delegasi pertamanya ke Sudan untuk membahas potensi kerja sama ekonomi dan kemanusiaan pada Senin (23/11). Delegasi Israel itu dilaporkan telah bertolak dari Bandara Ben Gurion menuju Khartoum untuk melakukan pembicaraan antara kedua negara mengenai kesepakatan normalisasi yang diumumkan bulan lalu.

Dilaporkan situs berita Ynet, delegasi tersebut terdiri dari sekelompok kecil pejabat pemerintah dan akan mempersiapkan dasar untuk kunjungan yang lebih besar dari pejabat tingkat tinggi Israel dalam beberapa minggu mendatang.

Pada 23 Oktober lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Sudan akan mulai menormalisasi hubungan dengan Israel. Kedua negara juga akan menandatangani kesepakatan yang mencakup pertanian, perdagangan, penerbangan, dan migrasi, seperti dikutip dari Time Of Israel, Senin (23/11).

Pada saat itu, Kementerian Luar Negeri Sudan mengatakan bahwa pejabat Sudan dan Israel akan bertemu pada minggu-minggu berikutnya untuk membahas paket kesepakatan kerja sama untuk mencapai kepentingan bersama kedua bangsa.

Kesepakatan normalisasi datang setelah Trump mengatakan dia memutuskan untuk menghapus Sudan dari daftar negara sponsor terorisme. Penghapusan tersebut membuka pintu bagi Sudan untuk mendapatkan pinjaman dan bantuan internasional, yang dibutuhkannya untuk menghidupkan kembali ekonominya yang terpukul dan menyelamatkan transisinya ke demokrasi, menyusul pemberontakan tahun lalu yang menyebabkan militer menggulingkan otokrat lama Omar al-Bashir.

Ekonomi Sudan telah menderita akibat sanksi AS dan salah urus selama beberapa dekade di bawah al-Bashir. Pemerintah transisi telah bergumul dengan defisit anggaran yang sangat besar dan kekurangan barang-barang penting yang meluas, termasuk bahan bakar, roti dan obat-obatan. Inflasi tahunan melonjak melewati 200 persen bulan lalu karena harga roti dan kebutuhan pokok lainnya melonjak, menurut angka resmi.

Dua hari setelah kesepakatan normalisasi diumumkan, kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel setuju untuk mengirimkan gandum senilai 5 juta dolar ke Sudan untuk membantu mengatasi krisis ekonomi.

Israel dan Sudan juga diperkirakan akan membahas nasib sekitar 6.000 pencari suaka Sudan yang saat ini berada di Israel, dengan Yerusalem dilaporkan telah menyusun proposal untuk mengirim kembali pengungsi yang ingin kembali ke negara asal mereka.

Sudan adalah negara Arab ketiga yang mengisyaratkan kesediaan untuk menormalisasi hubungan dengan Israel dalam beberapa bulan terakhir sebagai bagian dari kesepakatan yang ditengahi AS, setelah Uni Emirat Arab dan Bahrain.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Pidato Perpisahan Donald Trump: Saya Pergi Dari Tempat Megah Ini Dengan Hati Yang Setia Dan Gembira
Dunia

Pidato Perpisahan Donald Tru..

20 Januari 2021 07:52
Irak Tunda Pemilu Hingga Oktober, Aktivis:  Ini Seperti Tusukan Terhadap Tuntutan Kami
Dunia

Irak Tunda Pemilu Hingga Okt..

20 Januari 2021 07:21
Putin Dicurigai Ada Di Balik Kerusuhan Capitol Hill, Hillary Clinton Dan Nancy Pelosi Desak Kongres AS Bentuk Tim Investigasi
Dunia

Putin Dicurigai Ada Di Balik..

20 Januari 2021 06:58
Hitungan Jam Jelang Pelantikan Biden, Washington DC Bagai Kota Hantu Yang Dijaga Tentara
Dunia

Hitungan Jam Jelang Pelantik..

20 Januari 2021 06:33
Pakar Kesehatan Ragukan Target Herd Immunity Covid-19 Korsel
Dunia

Pakar Kesehatan Ragukan Targ..

19 Januari 2021 23:36
Meksiko Siap Suntik 7,4 Juta Dosis Vaksin Sputnik V Pada Akhir Maret
Dunia

Meksiko Siap Suntik 7,4 Juta..

19 Januari 2021 23:10
Maroko Dapat Dukungan 40 Negara Atas Solusi Otonomi Di Sahara
Dunia

Maroko Dapat Dukungan 40 Neg..

19 Januari 2021 23:00
Argentina Diguncang Gempa Berkekuatan 6,8 M, Gubernur Sergio Unac Minta Warga Tetap tenang
Dunia

Argentina Diguncang Gempa Be..

19 Januari 2021 16:53