Jika Joe Biden Pilih Janet Yellen, Amerika Akan Punya Menteri Keuangan Wanita Pertama Dalam Sejarah

Janet Yellen/Net

Nama Janet Yellen semakin santer terdengar jelang pengumuman nama-nama menteri yang akan mengisi jajaran kabinet Presiden AS terplih Joe Biden. Wanita pertama yang memimpin Federal Reserve AS itu disebut-sebut akan mengisi pos Menteri Keuangan.

Jika benar, dia akan menjadi wanita pertama yang menduduki salah satu posisi paling strategis di Gedung Putih itu. Banyak yang berspekulasi bahwa Ekonom berusia 74 tahun itu akan ditunjuk sebagai pilihan Presiden terpilih Joe Biden pada hari Selasa (24/11) waktu Amerika.

Yellen, profesor emeritus di University of California di Berkeley, mantan asisten profesor di Harvard dan dosen di London School of Economics, adalah pakar pasar tenaga kerja yang menyoroti dampak ekonomi dari pertumbuhan yang tidak merata di pasar kerja.

Dia menikah dengan ekonom pemenang Nobel dan sering menjadi penulis bersama George Akerlof.

Yellen akan memegang kendali  pekerjaan itu pada salah satu masa ekonomi paling sulit dalam sejarah modern.

Pengangguran AS mencapai rekor pascaperang pada bulan April, dalam gelombang pertama pandemi virus corona, dan meskipun situasi pekerjaan telah mulai membaik, pemulihan telah melambat dalam beberapa bulan terakhir karena tingkat infeksi yang meningkat.

Kaum progresif nampak tidak terlalu senang dengan rencana penunjukkan Yellen. Mereka justru lenih berharap Senator Elizabeth Warren, seorang kritikus setia Wall Street yang akan mendapatkan pekerjaan itu. Tetapi dengan kendali Senat yang masih seimbang, Yellen adalah pilihan yang lebih aman.

Setelah berita tersiar, Warren menyebut Yellen ‘pilihan yang luar biasa’.

Biden mengatakan pekan lalu bahwa calon Menteri Keuangannya akan diterima oleh sayap progresif dan moderat dari Partai Demokrat. Jika merujuk pada pernyataan tersebut, di masa lalu Yellen menarik dukungan bipartisan, menerima 11 suara Partai Republik untuk konfirmasi 2014 sebagai ketua Fed, termasuk dukungan dari tiga senator Republik yang duduk di parlemen.

Dia juga salah satu ekonom dengan koneksi terbaik di dunia, memimpin The Fed dari 2014 hingga 2018 setelah berkarir panjang dalam pembuatan kebijakan ekonomi.

Jika diangkat, Yellen tidak hanya akan menjadi ketua Fed perempuan dan sekretaris keuangan, tetapi orang pertama yang mengepalai kedua organisasi dan dewan penasihat ekonomi Gedung Putih.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Gempa Mamuju, Ustad Das\'ad Latif Nyaris Jadi Korban

Jumat, 15 Januari 2021
Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021

Artikel Lainnya

Italia Resmi Perpanjang Situasi Darurat, Ini Enam Hal Yang Dibatasi Dengan Ketat
Dunia

Italia Resmi Perpanjang Situ..

16 Januari 2021 22:49
Cerita Sri, WNI Yang Divaksin Covid-19 Di Italia: Hanya Pegal
Dunia

Cerita Sri, WNI Yang Divaksi..

16 Januari 2021 22:16
Tersandung Skandal Tunjangan Anak, Pengunduran Diri Pemerintah Belanda Simbolis Belaka?
Dunia

Tersandung Skandal Tunjangan..

16 Januari 2021 21:52
Belasan Tentaranya Terinfeksi Virus Corona, Dua Pangkalan AS Di Korea Selatan Perketat Pengawasan
Dunia

Belasan Tentaranya Terinfeks..

16 Januari 2021 20:35
Republik Panama Akan Vaksin Rakyatnya, Sukmo Harsono Siap Jadi Dubes Pertama Yang Divaksin
Dunia

Republik Panama Akan Vaksin ..

16 Januari 2021 18:23
Demonstran Myanmar Bentrok Dengan Aparat, Tuntut Pengadilan Segera Sidangkan Kasus Biksu Radikal Ashin Wirathu
Dunia

Demonstran Myanmar Bentrok D..

16 Januari 2021 17:47
Bukan Kelelawar, Ahli Virologi China Ini Sebut Asal-usul Virus Corona Berasal Dari Cerpelai
Dunia

Bukan Kelelawar, Ahli Virolo..

16 Januari 2021 17:29
Mayat Yang Ditemukan Mengapung Di Sungai Taiwan, Diduga Pelajar Indonesia Yang Tenggelam Saat Malam Tahun Baru
Dunia

Mayat Yang Ditemukan Mengapu..

16 Januari 2021 16:31