Perwira Penjaga Perdamaian Rusia Dan Pekerja Darurat Terluka Saat Ranjau Meledak Di Nagorno-Karabakh

Petugas anti-ranjau Rusia/Net

Seorang perwira yang tergabung dalam 'Pasukan Perdamaian Rusia di Nagorno-Karabakh', terluka dalam ledakan ranjau saat mencari korban tewas di wilayah bekas konflik itu. Informasi itu dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia, Senin (23/11).  

Perwira yang terluka itu  dibawa ke rumah sakit di Baku.

Selain perwira dari Rusia, ada empat pekerja darurat dari republik etnis Armenia yang terluka, seperti dikutip dari Tass.

Peristiwa ledakan terjadi di dekat Desa Mataghis, saat pencarian tentara yang hilang oleh kelompok gabungan yang terdiri dari penjaga perdamaian Rusia, pasukan Azeri, personel darurat Nagorno-Karabakh, dan pejabat Palang Merah.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Senin (23/11) pagi waktu setempat, bahwa mereka mengerahkan lebih dari 100 ahli pembersihan ranjau ke wilayah tersebut.

Sejak 1990, wilayah konflik Nagorno-Karabakh telah menelan ratusan korban akibat ranjau darat yang masih aktif.

Dinas Pekerja Ranjau PBB (UNMAS) mengatakan siap untuk menyebarkan misi khusus untuk kebutuhan di Nagorno-Karabakh pada awal Desember 2020.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Bagi-bagi Vaksin, India Kirim 1,5 Juta Dosis Untuk Myanmar
Dunia

Bagi-bagi Vaksin, India Kiri..

22 Januari 2021 18:04
15 Tahun Mendekam Di Penjara Israel, Narapidana Palestina Meninggal Dunia Setelah Disuntik Vaksin Virus Corona
Dunia

15 Tahun Mendekam Di Penjara..

22 Januari 2021 17:37
Sekian Lama Bertahan, Hong Kong Akhirnya Bersiap Lockdown Ribuan Warga Karena Virus Corona
Dunia

Sekian Lama Bertahan, Hong K..

22 Januari 2021 17:13
Empat Pejabat Tinggi Irak Dicopot Usai Serangan Bom Kembar Di Baghdad
Dunia

Empat Pejabat Tinggi Irak Di..

22 Januari 2021 17:09
Petugas Krematorium Jerman: Masih Banyak Yang  Anggap Remeh Corona, Padahal Sudah Ratusan Peti Mati Di Sini
Dunia

Petugas Krematorium Jerman: ..

22 Januari 2021 16:34
Tombol Merah Ajaib Trump Sudah Tidak Ada Lagi Di Meja Presiden Biden
Dunia

Tombol Merah Ajaib Trump Sud..

22 Januari 2021 16:16
Rapper Top AS Lil Wayne Ungkap Terima Kasih Kepada Donald Trump Atas Pengampunannya
Dunia

Rapper Top AS Lil Wayne Ungk..

22 Januari 2021 16:05
PBB Adopsi Resolusi Baru Untuk Perangi Sektarianisme Dan Lindungi Situs Suci
Dunia

PBB Adopsi Resolusi Baru Unt..

22 Januari 2021 15:46