Rusia Bahas Kelanjutan Kesepakatan Damai Dengan Para Pemimpin Armenia Dan Azerbaijan

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Kremlin melaporkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengadakan pembicaraan terpisah dengan para pemimpin Azerbaijan dan Armenia untuk membahas situasi di Nagorno-Karabakh. Kedua pembicaraan tersebut terjalin lewat komunikasi telepon pada Selasa (24/11) waktu setempat.

Dalam sebuah pernyataan, Kremlin mengonfirmasi bahwa Putin bertukar pendapat dengan Ilham Aliyev dan Nikol Pashinyan tentang tugas dan tanggung jawab penjaga perdamaian Rusia di wilayah tersebut dan langkah lebih lanjut untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

“Mereka juga membahas masalah kerja sama ekonomi dan membuka blokir komunikasi transportasi di kawasan itu,” tambahnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (24/11).

Hubungan antara bekas republik Soviet Azerbaijan dan Armenia telah tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh yang juga dikenal sebagai Karabakh Atas, sebuah wilayah yang diakui sebagai bagian dari Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan.

Setelah bentrokan baru meletus pada 27 September, tentara Armenia melanjutkan serangan terhadap warga sipil dan pasukan Azerbaijan dan bahkan melanggar perjanjian gencatan senjata kemanusiaan.

Pada 10 November, kedua negara menandatangani perjanjian yang ditengahi Rusia untuk mengakhiri pertempuran dan bekerja menuju resolusi yang komprehensif.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Tanggapi Laporan Panel WHO, Jubir: China Bukan Yang Terbaik Tapi Lebih Baik Dalam Penanganan Krisis Kesehatan
Dunia

Tanggapi Laporan Panel WHO, ..

20 Januari 2021 18:24
Ulama Kanada Minta Umat Islam Agar Tidak Terprovokasi Teori Konspirasi Vaksin Covid-19
Dunia

Ulama Kanada Minta Umat Isla..

20 Januari 2021 18:11
Tentara AS Kedapatan Bantu ISIS Rencanakan Serangan Di Monumen 9/11
Dunia

Tentara AS Kedapatan Bantu I..

20 Januari 2021 17:37
Menlu Zimbabwe Meninggal Terinfeksi Covid-19
Dunia

Menlu Zimbabwe Meninggal Ter..

20 Januari 2021 17:17
Penyebab Efek Samping Kelumpuhan Wajah Usai Disuntik Vaksin Pfizer Belum Diketahui
Dunia

Penyebab Efek Samping Kelump..

20 Januari 2021 16:54
Pabrik Tempe Indonesia Pertama Resmi Dibuka Di Shanghai
Dunia

Pabrik Tempe Indonesia Perta..

20 Januari 2021 16:33
Desa Kecil Di India Penuh Suka Cita Rayakan Pelantikan Kamala Harris
Dunia

Desa Kecil Di India Penuh Su..

20 Januari 2021 16:09
Kantongi Dukungan Di Senat, Pemerintahan Conte Di Italia Terselamatkan
Dunia

Kantongi Dukungan Di Senat, ..

20 Januari 2021 16:05