China Bantah Pernyataan Paus Fransiskus Soal Etnis Uighur Teraniaya: Itu Tidak Sesuai Fakta

Paus Fransiskus/Net

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian angkat bicara mengenai komentar Paus Fransiskus mengenai nasib etnis Uighur yang disebutnya teraniaya di Xinjiang.

Komentar Paus tentang Uighur ditulis dalam buku biografi terbarunya ‘Let Us Dream: The Path to A Better Future’.
Jubir mengatakan bahwa komentar Paus tidak didasarkan pada fakta sebenarnya. Sebaliknya, Zhao mengatakan bahwa saat ini bahwa Xinjiang telah mencapai waktu terbaiknya dalam sejarah, dan orang-orang dari semua kelompok etnis menikmati hak untuk hidup dan berkembang.

“China memiliki 56 kelompok etnis dan Uighur adalah anggota keluarga besar China yang setara. Pemerintah China selalu melindungi hak dan kepentingan sah kelompok etnis minoritas secara setara,” kata Zhao, seperti dikutip dari Global Times, Selasa (24/11).

“Xinjiang saat ini berada pada waktu perkembangan terbaiknya dalam sejarah. Masyarakatnya sejahtera, dan orang dari semua kelompok etnis menikmati hak untuk hidup dan berkembang sepenuhnya. Kebebasan beragama mereka dijamin oleh hukum,” lanjutnya.

Dalam biografi baru berbahasa Inggris, Paus Fransiskus menggambarkan bahwa ia sering berpikir tentang orang-orang yang teraniaya.

"Saya sering memikirkan orang-orang yang teraniaya: Rohingya, Uighur yang malang, Yazidi,” ujar Paus dalam buku itu.

Buku, ‘Let Us Dream: The Path to A Better Future,’ ditulis oleh penulis biografi Prancis, Austen Ivereigh dan akan diterbitkan pada 1 Desember mendatang.

Beberapa media mengatakan pada hari Selasa bahwa ini adalah pertama kalinya Paus mengatakan orang-orang Uighur China 'dianiaya'.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Tanggapi Laporan Panel WHO, Jubir: China Bukan Yang Terbaik Tapi Lebih Baik Dalam Penanganan Krisis Kesehatan
Dunia

Tanggapi Laporan Panel WHO, ..

20 Januari 2021 18:24
Ulama Kanada Minta Umat Islam Agar Tidak Terprovokasi Teori Konspirasi Vaksin Covid-19
Dunia

Ulama Kanada Minta Umat Isla..

20 Januari 2021 18:11
Tentara AS Kedapatan Bantu ISIS Rencanakan Serangan Di Monumen 9/11
Dunia

Tentara AS Kedapatan Bantu I..

20 Januari 2021 17:37
Menlu Zimbabwe Meninggal Terinfeksi Covid-19
Dunia

Menlu Zimbabwe Meninggal Ter..

20 Januari 2021 17:17
Penyebab Efek Samping Kelumpuhan Wajah Usai Disuntik Vaksin Pfizer Belum Diketahui
Dunia

Penyebab Efek Samping Kelump..

20 Januari 2021 16:54
Pabrik Tempe Indonesia Pertama Resmi Dibuka Di Shanghai
Dunia

Pabrik Tempe Indonesia Perta..

20 Januari 2021 16:33
Desa Kecil Di India Penuh Suka Cita Rayakan Pelantikan Kamala Harris
Dunia

Desa Kecil Di India Penuh Su..

20 Januari 2021 16:09
Kantongi Dukungan Di Senat, Pemerintahan Conte Di Italia Terselamatkan
Dunia

Kantongi Dukungan Di Senat, ..

20 Januari 2021 16:05