Ditentang Australia, Negara Bagian Victoria Tetap Lanjutkan Kerjasama Dengan China

PM Victoria Daniel Andrews/Net

Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews memutuskan untuk tetap mempertahankan perjanjian perdagangannya dengan China. Ia mengklaim bahwa keputusan tersebut dimaksudkan untuk mengekspor produk negara bagian ke pasar yang lebih besar.

Andrews menandatangani nota kesepahaman dengan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China untuk mendukung Belt and Road Initiative senilai 1,5 triliun dolar pada tahun 2018, menjadikan Victoria satu-satunya pemerintah di negara Australia yang melakukannya.

Perjanjian tersebut telah lama menjadi kontroversi, apalagi Pemerintah Federal secara konsisten skeptis tentang motif China.

Namun, Andrews mengatakan bahwa masalah diplomatik antara Australia dan China tidak boleh menghalangi perjanjian perdagangan.

“Saya fokus untuk memasukkan sebanyak mungkin produk dari Victoria ke pasar besar,” katanya, seperti dikutip dari 9News, Rabu (25/11).

“Tidak ada pasar yang lebih besar dari China. Akan ada perbedaan. Anda harus memisahkan masalah diplomatik ini di mana Anda bisa dari perdagangan kami,” lanjutnya.

“Ini adalah kepentingan kami untuk memiliki lebih banyak produk ke China dan Eropa dan negara-negara Asia kami,” kata Andrews.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Australia Peter Dutton menggambarkan perjanjian Belt and Road sebagai inisiatif propaganda dari China.

“Victoria perlu menjelaskan mengapa mereka menjadi satu-satunya negara bagian di negara itu yang menandatangani perjanjian ini,” katanya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Markus Solo: Ikatan Kebangsaan Dan Spirit Keindonesiaan Melemah Hingga Terjadi Polarisasi
Dunia

Markus Solo: Ikatan Kebangsa..

24 Januari 2021 18:20
Erdogan Perintahkan Misi Penyelamatan Awak Kapal Yang Diculik Perompak Di Teluk Guinea
Dunia

Erdogan Perintahkan Misi Pen..

24 Januari 2021 16:29
Dipimpin Kapal Induk USS Theodore Roosevelt, AS Kerahkan Armada Ke Laut China Selatan
Dunia

Dipimpin Kapal Induk USS The..

24 Januari 2021 15:39
Mengenal Lebih Dekat Puluhan Orang Keturunan India Di Lingkaran Dalam Pemerintahan Joe Biden
Dunia

Mengenal Lebih Dekat Puluhan..

24 Januari 2021 15:30
WSJ: Trump Sempat Desak Departemen Kehakiman Agar Mahkamah Agung Batalkan Kemenangan Biden
Dunia

WSJ: Trump Sempat Desak Depa..

24 Januari 2021 14:11
AS Nyatakan Posisi Bantu Jepang Lindungi Kepulauan Senkaku Dari Klaim China
Dunia

AS Nyatakan Posisi Bantu Jep..

24 Januari 2021 13:22
'El-Chapo' Asia Diringkus Di Amsterdam
Dunia

'El-Chapo' Asia Diringkus Di..

24 Januari 2021 12:56
Kebut Target Nol Emisi Karbon, Biden Siapkan Langkah Tekan China
Dunia

Kebut Target Nol Emisi Karbo..

24 Januari 2021 12:52