Korban Perang Dagang, 53 Kapal Muatan Batubara Australia Terdampar Di Perairan China Selama Lebih Dari Sebulan

Kapal muatan batubara Australia/Net

Lebih dari 50 kapal berisi batubara dari Australia hanya menunggu di perairan China selama kurang lebih satu bulan, menunggu untuk dibongkar.

Berdasarkan data pengiriman yang dilakukan oleh Bloomberg dan perusahaan intelijen data Kpler, ada sekitar 5,7 juta ton batubara dan sekitar 1.000 pelaut di atas kapal-kapal yang berlabuh berukuran Capesize dan Panamax tersebut.

Dimuat The Straits Times, mereka merupakan korban dari perang dagang antara China dan Australia. Di mana total nilai batubara tersebut adalah 500 juta dolar AS.

Data dari Bloomberg menunjukkan, sebanyak 66 kapal yang memuat batubara Australia ditempatkan di perairan China, sebagian besar di lepas pantai timur laut dekat pelabuhan Jingtang dan Caofeidian.

Kpler mengidentifikasi, 53 kapal telah bertahan di sana selama lebih dari sebulan. Sebanyak 39 di antaranya membawa sekitar 4,1 juta ton batubara.

Biasanya, kapal batubara hanya menunggu tiga hingga lima hari untuk berlabuh dan membongkar muatannya.

Tetapi baru-baru ini, Beijing telah memberlakukan larangan impor untuk batubara dari Australia, dan sejumlah produk lainnya.

Direktur Jenderal Departemen Urusan Ekonomi Internasional Kementerian Luar Negeri China, Wang Xiaolong pada Senin (23/11) mengatakan, pemberlakukan larangan dagang yang dilakukan Beijing ditujukan untuk melindungi kesehatan masyarakatnya dan sesuai dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Kolom Komentar


Video

Gempa Mamuju, Ustad Das\'ad Latif Nyaris Jadi Korban

Jumat, 15 Januari 2021
Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021

Artikel Lainnya

Italia Resmi Perpanjang Situasi Darurat, Ini Enam Hal Yang Dibatasi Dengan Ketat
Dunia

Italia Resmi Perpanjang Situ..

16 Januari 2021 22:49
Cerita Sri, WNI Yang Divaksin Covid-19 Di Italia: Hanya Pegal
Dunia

Cerita Sri, WNI Yang Divaksi..

16 Januari 2021 22:16
Tersandung Skandal Tunjangan Anak, Pengunduran Diri Pemerintah Belanda Simbolis Belaka?
Dunia

Tersandung Skandal Tunjangan..

16 Januari 2021 21:52
Belasan Tentaranya Terinfeksi Virus Corona, Dua Pangkalan AS Di Korea Selatan Perketat Pengawasan
Dunia

Belasan Tentaranya Terinfeks..

16 Januari 2021 20:35
Republik Panama Akan Vaksin Rakyatnya, Sukmo Harsono Siap Jadi Dubes Pertama Yang Divaksin
Dunia

Republik Panama Akan Vaksin ..

16 Januari 2021 18:23
Demonstran Myanmar Bentrok Dengan Aparat, Tuntut Pengadilan Segera Sidangkan Kasus Biksu Radikal Ashin Wirathu
Dunia

Demonstran Myanmar Bentrok D..

16 Januari 2021 17:47
Bukan Kelelawar, Ahli Virologi China Ini Sebut Asal-usul Virus Corona Berasal Dari Cerpelai
Dunia

Bukan Kelelawar, Ahli Virolo..

16 Januari 2021 17:29
Mayat Yang Ditemukan Mengapung Di Sungai Taiwan, Diduga Pelajar Indonesia Yang Tenggelam Saat Malam Tahun Baru
Dunia

Mayat Yang Ditemukan Mengapu..

16 Januari 2021 16:31