Siap Masuk Brasil, Perusahaan Vaksin Pfizer Sudah Kirim Hasil Tes

Ilustrasi/Net

Perusahan vaksin AS Pfizer telah memberikan hasil tes vaksin Covid-19 kepada kantor regulator kesehatan Brasil sebagai langkah awal yang diperlukan untuk mendaftarkan vaksin tersebut di negara itu.

“Ini merupakan langkah penting agar vaksin dapat tersedia di Brasil,” kata Pfizer dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari France24, Kamis (26/11).

Brasil saat memiliki angka kematian akibat Covid-19 tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat. Dan telah mencatat lebih dari enam juta kasus virus corona baru sejak pandemi dimulai.

Hasil klinis dari studi Tahap 3 vaksin BNT162b2, yang dikembangkan oleh Pfizer dan perusahaan farmasi Jerman BioNTech, dimulai pada bulan Juli dan melibatkan 43.661 peserta di 150 tempat di seluruh dunia. Di Brasil ada 2.900 relawan yang akan melakukan pengujian, kata perusahaan itu.

Perwakilan Pfizer dan Badan Pengawas Kesehatan Nasional Brasil (ANVISA) bertemu pada Rabu (25/11) untuk memulai proses presentasi hasil. Untuk menyederhanakan prosesnya, ANVISA mengatakan bahwa laboratorium yang mengembangkan vaksin dapat mempresentasikan hasil saat tersedia.

Pfizer mengatakan pihaknya mengharapkan untuk menyajikan informasi terkait vaksin secara bertahap, termasuk data yang menunjukkan tingkat efisiensi 95 persen tujuh hari setelah mengambil dosis kedua, seperti yang ditunjukkan dalam uji klinis Tahap 2, bunyi pernyataan itu.

“Pfizer akan menyediakan semua data yang diperlukan untuk evaluasi, dan akan bekerja sama dengan ANVISA sehingga prosesnya berjalan lancar dan secepat mungkin,” kata Marjori Dulcine, direktur medis Pfizer di Brasil, dalam pernyataannya.

Sebelumnya perusahaan itu telah mengatakan bahwa vaksin buatan mereka telah dievaluasi selama berminggu-minggu di Uni Eropa, Australia, Kanada, Jepang dan Inggris.

Kementerian kesehatan Brasil juga setuju untuk membeli 100 juta dosis vaksin berbeda yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford.

Kementerian kesehatan mengatakan bahwa selama seminggu terakhir para pejabat telah bertemu dengan perwakilan dari lima laboratorium farmasi, diantaranya Pfizer, Janssen, Bharat Biotech, Moderna dan Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), dengan tujuan melakukan diversifikasi tindakan untuk membantu menangani pandemi Covid-19.

Pemerintah daerah Sao Paulo - rumah bagi kota terpadat di negara itu - telah menandatangani perjanjian dengan laboratorium China SinoVac untuk membeli enam juta dosis vaksin CoronaVac, dan membeli bahan untuk memproduksi 40 juta dosis lagi secara lokal.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Tanggapi Laporan Panel WHO, Jubir: China Bukan Yang Terbaik Tapi Lebih Baik Dalam Penanganan Krisis Kesehatan
Dunia

Tanggapi Laporan Panel WHO, ..

20 Januari 2021 18:24
Ulama Kanada Minta Umat Islam Agar Tidak Terprovokasi Teori Konspirasi Vaksin Covid-19
Dunia

Ulama Kanada Minta Umat Isla..

20 Januari 2021 18:11
Tentara AS Kedapatan Bantu ISIS Rencanakan Serangan Di Monumen 9/11
Dunia

Tentara AS Kedapatan Bantu I..

20 Januari 2021 17:37
Menlu Zimbabwe Meninggal Terinfeksi Covid-19
Dunia

Menlu Zimbabwe Meninggal Ter..

20 Januari 2021 17:17
Penyebab Efek Samping Kelumpuhan Wajah Usai Disuntik Vaksin Pfizer Belum Diketahui
Dunia

Penyebab Efek Samping Kelump..

20 Januari 2021 16:54
Pabrik Tempe Indonesia Pertama Resmi Dibuka Di Shanghai
Dunia

Pabrik Tempe Indonesia Perta..

20 Januari 2021 16:33
Desa Kecil Di India Penuh Suka Cita Rayakan Pelantikan Kamala Harris
Dunia

Desa Kecil Di India Penuh Su..

20 Januari 2021 16:09
Kantongi Dukungan Di Senat, Pemerintahan Conte Di Italia Terselamatkan
Dunia

Kantongi Dukungan Di Senat, ..

20 Januari 2021 16:05