Perang Twit Dengan Senator Republik, Mantan Kepala CIA Kritik Pembunuhan Ilmuwan Fakhrizadeh

Mantan kepala CIA, John Brennan/Net

Kecaman mantan kepala Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS), John Brennan atas pembunuhan ilmuwan nuklir Iran memicu perang twit dengan Senator Republik dari Texas, Ted Cruz.

Melalui akun Twitter-nya, Brennan menyebut pembunuhan terhadap Mohsen Fakhrizaden pada Jumat (27/11) sangat sembrono yang memicu konflik baru.

"Ini adalah tindakan kriminal dan sangat sembrono," twit Brennan, seperti dikutip New York Post, Sabtu (29/11).

"Ini berisiko aksi pembalasan mematikan dan babak baru konflik regional. Para pemimpin Iran akan bijaksana menunggu kembalinya kepemimpinan Amerika yang bertanggung jawan di panggung global dan menahan dorongan untuk membalas pelaku yang dianggap bersalah," lanjut dia.

Petinggi CIA era Presiden Barack Obama itu juga mengatakan, pembunuhuan tersebut merupakan pelanggaran yang mencolok terhadap hukum internasional dan akan memicu lebih banyak terorisme yang disponsori oleh negara.

Menurut Brennan, pembunuhan itu juga tidak jauh berbeda dengan serangan Al Qaeda dan ISIS.

Cuitan Brennan kemudian mendapatkan kritikan dari Cruz yang mengaku aneh melihatnya begitu berpihak pada Iran.

"Aneh melihat mantan kepala CIA secara konsisten berpihak secara fanatik pada Iran yang berteriak 'Kematian Amerika' dan secara refleks mengutuk Israel," kritik Cruz.

Cruz juga mencoba mengaitkan komentar Brennan dengan Presiden terpilih, Joe Biden.

Tak tinggal diam, Brennan pun langsung memberikan jawabannya kepada Cruz dengan menyebutnya telah berpikiran sederhana dalam memandang masalah keamanan nasional yang serius.

Brennan juga mengatakan ia memiliki hak kebebasan berbicara untuk mengutarakan pendapatnya kepada publik.

"Komitmen saya terhadap keamanan Israel dan upaya saya untuk melawan aktivitas jahat Iran didokumentasikan dengan baik selama 33 tahun saya bekerja di bidang keamanan nasional untuk melayani pemerintahan Republik dan Demokrat," tambah Brennan.

"Selan retorika yang melelahkan, apa yang pernah dilakukan Senator Cruz?" tandasnya.

Fakhrizadeh merupakan seorang ilmuwan yang diduga memimpin program nuklir Iran. Ia dibunuh oleh seorang pria bersenjata yang menyergapnya di dalam mobilnya di dekat Teheran.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei telah bersumpah akan membalas dendam. Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani menyalahkan Israel atas serangan tersebut.

Kolom Komentar


Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • JK, Buat Kejutan Apa di 2024?

Selasa, 26 Januari 2021
Video

Klarifikasi Ambroncius Nababan

Selasa, 26 Januari 2021

Artikel Lainnya

Dapat Konfirmasi Senat, Antony Blinken Resmi Jadi Menteri Luar Negeri AS
Dunia

Dapat Konfirmasi Senat, Anto..

27 Januari 2021 08:02
Perkuat Sektor Pertahanan, Kenya Borong 118 Kendaraan Militer Canggih Dari Turki
Dunia

Perkuat Sektor Pertahanan, K..

27 Januari 2021 07:52
Inggris Lampaui Angka 100 Ribu Kematian, Boris Johnson Sampaikan Rasa Sedihnya
Dunia

Inggris Lampaui Angka 100 Ri..

27 Januari 2021 07:44
Priti Patel Tangkis Pernyataan Mantan Pejabat Tinggi Soal Aturan Karantina Inggris
Dunia

Priti Patel Tangkis Pernyata..

27 Januari 2021 07:16
Perkuat Hubungan Diplomatik, Sudan Dan Israel Sepakat Bangun Kantor Kedutaan Dalam Waktu Dekat
Dunia

Perkuat Hubungan Diplomatik,..

27 Januari 2021 07:02
Iran Dan Rusia Makin Kompak, Teken Kerja Sama Keamanan Siber
Dunia

Iran Dan Rusia Makin Kompak,..

27 Januari 2021 06:48
Ketua Partai MHP Minta Joe Biden Tak Ulangi Kegagalan Donald Trump Di Turki
Dunia

Ketua Partai MHP Minta Joe B..

27 Januari 2021 06:37
Inggris Berkolaborasi Dengan UE Pastikan Rantai Pasokan Vaksin
Dunia

Inggris Berkolaborasi Dengan..

27 Januari 2021 06:27