Kebanjiran Pengungsi Ethiopia, Sudan Butuh Uluran Tangan 150 Juta Dolar AS

Sudan tengah kebanjiran pengungsi dari Ethiopia/Net

Sudan saat ini tengah membutuhkan uluran tangan internasional. Hal itu diutarakan oleh Kepala Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa (UNHCR) Filippo Grandi pada Minggu (29/11).

Dia mengatakan bahwa Sudan saat ini memerlukan bantuan sekitar 150 juta dolar AS untuk mengatasi banjir pengungsi Ethiopia yang melintasi perbatasannya dari Tigray yang dilanda konflik.

Perlu diketahui, konflik Tigray pecah antara Pasukan Federal Ethiopia dan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) pecah pada tanggal 4 November lalu.

Sejak saat itu, Sudan menampung lebih dari 43 ribu pengungsi Ethiopia yang melarikan diri dari pertempuran sengit tersebut.

“Sudan membutuhkan 150 juta dolar AS selama enam bulan untuk menyediakan air bagi para pengungsi ini, tempat tinggal dan layanan kesehatan,” kata Grandi di kamp Um Raquba, yang terletak sekitar 80 kilometer dari perbatasan Sudan, seperti dikabarkan Al Jazeera.

Grandi meminta para donor internasional untuk menyediakan sumber daya ini kepada Sudan secepat mungkin.

Dia menjelaskan bahwa hingga saat ini, antara 500 hingga 600 pengungsi masih melintasi perbatasan Sudan setiap harinya.

Sudan sendiri berusaha memberikan bantuan untuk mengakomodasi masuknya pengungsi massal sambil di waktu bersamaan berjuang dengan krisis ekonominya.

Sudan juga diketahui saat ini telah mengalami transisi yang rapuh sejak penggulingan veteran kuat Omar al-Bashir pada April 2019, setelah protes massal yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pemerintahannya. Kondisi tersebut dipicu oleh kesulitan ekonomi.

Menurut angka pemerintah, saat ini sekitar 65 persen dari hampir 42 juta orang Sudan hidup di bawah garis kemiskinan.

Kolom Komentar


Video

Gempa Mamuju, Ustad Das\'ad Latif Nyaris Jadi Korban

Jumat, 15 Januari 2021
Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021

Artikel Lainnya

Italia Resmi Perpanjang Situasi Darurat, Ini Enam Hal Yang Dibatasi Dengan Ketat
Dunia

Italia Resmi Perpanjang Situ..

16 Januari 2021 22:49
Cerita Sri, WNI Yang Divaksin Covid-19 Di Italia: Hanya Pegal
Dunia

Cerita Sri, WNI Yang Divaksi..

16 Januari 2021 22:16
Tersandung Skandal Tunjangan Anak, Pengunduran Diri Pemerintah Belanda Simbolis Belaka?
Dunia

Tersandung Skandal Tunjangan..

16 Januari 2021 21:52
Belasan Tentaranya Terinfeksi Virus Corona, Dua Pangkalan AS Di Korea Selatan Perketat Pengawasan
Dunia

Belasan Tentaranya Terinfeks..

16 Januari 2021 20:35
Republik Panama Akan Vaksin Rakyatnya, Sukmo Harsono Siap Jadi Dubes Pertama Yang Divaksin
Dunia

Republik Panama Akan Vaksin ..

16 Januari 2021 18:23
Demonstran Myanmar Bentrok Dengan Aparat, Tuntut Pengadilan Segera Sidangkan Kasus Biksu Radikal Ashin Wirathu
Dunia

Demonstran Myanmar Bentrok D..

16 Januari 2021 17:47
Bukan Kelelawar, Ahli Virologi China Ini Sebut Asal-usul Virus Corona Berasal Dari Cerpelai
Dunia

Bukan Kelelawar, Ahli Virolo..

16 Januari 2021 17:29
Mayat Yang Ditemukan Mengapung Di Sungai Taiwan, Diduga Pelajar Indonesia Yang Tenggelam Saat Malam Tahun Baru
Dunia

Mayat Yang Ditemukan Mengapu..

16 Januari 2021 16:31