Diduga Terkait Dengan Tentara Pembebasan Rakyat, Dua Perusahaan Raksasa China Masuk Daftar Hitam AS

China National Offshore Oil Corp (CNOOC)/Net

Amerika Serikat (AS) menambahkan dua perusahaan raksasa China ke dalam daftar hitam perdagangan karena diduga memiliki keterkaitan dengan militer.

Mereka adalah raksasa pembuat chip, Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) dan produsen migas, China National Offshore Oil Corp (CNOOC).

Dengan masuknya SMIC dan CNOOC, maka totalnya terdapat 35 perusahaan China yang masuk dalam daftar dan memiliki akses terbatas untuk melakukan bisnis di AS.

Dilaporkan Reuters pada Senin (30/11), langkah tersebut dilakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump untuk membuat lawannya, Joe Biden berada di situasi sulit ketika menjabat nanti.

Daftar Perusahaan Militer Komunis China sendiri telah diamanatkan dalam UU pada 1999.

UU tersebut mewajibkan Pentagon untuk menyusun perusahaan-perusahaan yang dimiliki atau dikendalikan oleh Tentara Pembebasan Rakyat.

SMIC sudah berada di garis bidik Washington. Pasalnya pada September, Departemen Perdagangan AS memberlakukan pembatasan ekspor ke perusahaan tersebut setelah menyimpulkan adanya risiko peralatan yang dipasok dapat digunakan untuk keperluan militer.

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Bagi-bagi Vaksin, India Kirim 1,5 Juta Dosis Untuk Myanmar
Dunia

Bagi-bagi Vaksin, India Kiri..

22 Januari 2021 18:04
15 Tahun Mendekam Di Penjara Israel, Narapidana Palestina Meninggal Dunia Setelah Disuntik Vaksin Virus Corona
Dunia

15 Tahun Mendekam Di Penjara..

22 Januari 2021 17:37
Sekian Lama Bertahan, Hong Kong Akhirnya Bersiap Lockdown Ribuan Warga Karena Virus Corona
Dunia

Sekian Lama Bertahan, Hong K..

22 Januari 2021 17:13
Empat Pejabat Tinggi Irak Dicopot Usai Serangan Bom Kembar Di Baghdad
Dunia

Empat Pejabat Tinggi Irak Di..

22 Januari 2021 17:09
Petugas Krematorium Jerman: Masih Banyak Yang  Anggap Remeh Corona, Padahal Sudah Ratusan Peti Mati Di Sini
Dunia

Petugas Krematorium Jerman: ..

22 Januari 2021 16:34
Tombol Merah Ajaib Trump Sudah Tidak Ada Lagi Di Meja Presiden Biden
Dunia

Tombol Merah Ajaib Trump Sud..

22 Januari 2021 16:16
Rapper Top AS Lil Wayne Ungkap Terima Kasih Kepada Donald Trump Atas Pengampunannya
Dunia

Rapper Top AS Lil Wayne Ungk..

22 Januari 2021 16:05
PBB Adopsi Resolusi Baru Untuk Perangi Sektarianisme Dan Lindungi Situs Suci
Dunia

PBB Adopsi Resolusi Baru Unt..

22 Januari 2021 15:46