Kena Hukum Lese Majeste, Pemimpin Protes Thailand: Saya Siap Bertarung Dalam Sistem Peradilan

Protes di Thailand/Net

Pemimpin protes anti-pemerintah di Thailand, Anon Nampa menghadapi tuduhan menghina Raja Maha Vajiralongkorn.

Tiba di kantor polisi pada Senin (30/11), Nampa mendapatkan tuduhan lese majeste dalam Pasal 112 KUHP Thailand dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"(Pasal) 112 adalah undang-undang yang tidak adil. Saya tidak memberikan nilai apa pun. Saya siap bertarung dalam sistem peradilan," ujar Nampa yang juga merupakan pengacara hak asasi, seperti dikutip Reuters.

Selain Nampa, ada juga tujuh pemimpin protes lain yang mendapat tuduhan tersebut, termasuk Panupong Jadnok alias Mike Rayong, Panusaya Sithijirawattanakul alias Rung, dan Parit Chiwarak alias Penguin.

"Menggunakan Pasal 112 untuk melawan kita semua menunjukkan kepada dunia dan masyarakat Thailand bahwa monarki sekarang menjadi oposisi politik," tegas Parit.

Protes anti-pemerintah yang terjadi di Thailand dimulai sejak Juli, di mana para demonstran menuntut beberapa hal, di antaranya adalah pengunduran diri Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha, amandemen konstitusi, dan reformasi monarki.

Kolom Komentar


Video

Puting Beliung Gegerkan Wonogiri!

Rabu, 20 Januari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Membaca Bencana Lewat Politik

Kamis, 21 Januari 2021
Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021

Artikel Lainnya

Markus Solo: Ikatan Kebangsaan Dan Spirit Keindonesiaan Melemah Hingga Terjadi Polarisasi
Dunia

Markus Solo: Ikatan Kebangsa..

24 Januari 2021 18:20
Erdogan Perintahkan Misi Penyelamatan Awak Kapal Yang Diculik Perompak Di Teluk Guinea
Dunia

Erdogan Perintahkan Misi Pen..

24 Januari 2021 16:29
Dipimpin Kapal Induk USS Theodore Roosevelt, AS Kerahkan Armada Ke Laut China Selatan
Dunia

Dipimpin Kapal Induk USS The..

24 Januari 2021 15:39
Mengenal Lebih Dekat Puluhan Orang Keturunan India Di Lingkaran Dalam Pemerintahan Joe Biden
Dunia

Mengenal Lebih Dekat Puluhan..

24 Januari 2021 15:30
WSJ: Trump Sempat Desak Departemen Kehakiman Agar Mahkamah Agung Batalkan Kemenangan Biden
Dunia

WSJ: Trump Sempat Desak Depa..

24 Januari 2021 14:11
AS Nyatakan Posisi Bantu Jepang Lindungi Kepulauan Senkaku Dari Klaim China
Dunia

AS Nyatakan Posisi Bantu Jep..

24 Januari 2021 13:22
'El-Chapo' Asia Diringkus Di Amsterdam
Dunia

'El-Chapo' Asia Diringkus Di..

24 Januari 2021 12:56
Kebut Target Nol Emisi Karbon, Biden Siapkan Langkah Tekan China
Dunia

Kebut Target Nol Emisi Karbo..

24 Januari 2021 12:52