Bintang Rock Australia Blak-blakan Salahkan Sikap Scott Morrison: Kita Tidak Bisa Sendirian Lawan China

Vokalis Cold Chisel, Jimmy Barnes/Net

Vokalis Cold Chisel, Jimmy Barnes, menyalahkan Australia atas perseteruannya dengan China. Sebuah tweet membawa hubungan Australia-China ke titik terendah baru minggu ini, namun, menurutnya itu hanya perkembangan terbaru dalam perseteruan antara kedua negara yang telah meningkat selama bertahun-tahun.

'Kita tidak bisa begitu saja berharap... jika kita orang Australia dan kita berkata: Ini salah, kita harus melawannya, yang mungkin secara budaya bukan cara yang sama untuk berbicara dengan orang China,' ujar bintang rock berusia 64 tahun itu dalam program televisi ABC 'Tanya Jawab'.

Barnes lebih kritis terhadap Australia daripada terhadap China, setelah menyaksikan Perdana Menteri Scott Morrison mengutuk tweet ofensif yang diposting oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian.

Zhao men-tweet ilustrasi satir yang menampilkan foto seorang tentara Australia membunuh seorang anak dalam pangkuan. Unggahan gambar hasil rekayasa itu membuat Morrison marah dan memaksa China meminta maaf.

Postingan Zhao sesungguhnya mengacu pada penyelidikan independen yang menduga belasan tentara pasukan khusus Australia melakukan kejahatan kepada puluhan orang Afghanistan selama bertugas di sana.

Barnes mengklaim Australia sengaja menciptakan perseteruan diplomatik yang beracun terhadap China dengan mengobarkan situasi melalui pendekatan yang 'salah secara budaya'.

Vokalis kelahiran Skotlandia itu menyinggung kesalahan-kesalahan awal yang dilakukan Morrison terhadap China, mulai dari mendesak penyelidikan asal-usul Covid-19, dan pernyataan-pernyataan yang menyinggung harga diri China. Semuanya itu menimbulkan pertengkaran diplomatik yang kejam yang telah meningkat menjadi serangkaian sanksi perdagangan China, dan akhirnya 'hukuman' terhadap ekspor Australia.

Barnes juga menyamakan keinginan China untuk menjadi kekuatan ekonomi dan militer terbesar di dunia dengan Inggris setelah Revolusi Industri dan AS setelah Perang Dunia II.

"China melakukan apa yang dilakukan Amerika, apa yang dilakukan Kerajaan Inggris, sehingga mereka menjadi kuat," katanya, seperti dikutip Daily Mail, Selasa (1/12).

'Siapa pun yang secara finansial melakukannya dengan baik, mereka tumbuh dan mereka mencoba untuk mengambil alih dunia. Ini adalah sifat alami," ujar Barnes.

AS dan Inggris adalah negara demokrasi, tidak seperti China yang telah dikuasai Partai Komunis sejak 1949.

Barnes kemudian menyarankan bahwa sia-sia bagi Australia untuk mencoba menyelesaikan perselisihannya dengan China sendirian.

"Kita mestinya berbicara sebagai kelompok. Australia (sendirian) melawan China tidak akan menghasilkan apa-apa," katanya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Tanggapi Laporan Panel WHO, Jubir: China Bukan Yang Terbaik Tapi Lebih Baik Dalam Penanganan Krisis Kesehatan
Dunia

Tanggapi Laporan Panel WHO, ..

20 Januari 2021 18:24
Ulama Kanada Minta Umat Islam Agar Tidak Terprovokasi Teori Konspirasi Vaksin Covid-19
Dunia

Ulama Kanada Minta Umat Isla..

20 Januari 2021 18:11
Tentara AS Kedapatan Bantu ISIS Rencanakan Serangan Di Monumen 9/11
Dunia

Tentara AS Kedapatan Bantu I..

20 Januari 2021 17:37
Menlu Zimbabwe Meninggal Terinfeksi Covid-19
Dunia

Menlu Zimbabwe Meninggal Ter..

20 Januari 2021 17:17
Penyebab Efek Samping Kelumpuhan Wajah Usai Disuntik Vaksin Pfizer Belum Diketahui
Dunia

Penyebab Efek Samping Kelump..

20 Januari 2021 16:54
Pabrik Tempe Indonesia Pertama Resmi Dibuka Di Shanghai
Dunia

Pabrik Tempe Indonesia Perta..

20 Januari 2021 16:33
Desa Kecil Di India Penuh Suka Cita Rayakan Pelantikan Kamala Harris
Dunia

Desa Kecil Di India Penuh Su..

20 Januari 2021 16:09
Kantongi Dukungan Di Senat, Pemerintahan Conte Di Italia Terselamatkan
Dunia

Kantongi Dukungan Di Senat, ..

20 Januari 2021 16:05