Scott Atlas, Penasihat Khusus Presiden Trump Untuk Penanganan Virus Corona Mengundurkan Diri

Penasihat Presiden Donald Trump untuk penanganan virus corona, Scott Atlas/Net

Penasihat khusus Presiden Trump untuk pandemi virus corona mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (30/11). Scott Atlas telah berbicara kepada Trump mengenai pengunduran dirinya ini.

Atlas bergabung dengan Gedung Putih sejak Agustus, di mana dia sering mengalami bentrokan dengan ilmuwan pemerintah terkemuka, termasuk Anthony Fauci dan Deborah Birx, saat dia menolak upaya yang lebih kuat untuk menahan pandemi Covid-19.

Atlas memang dikenal skeptis terhadap langkah-langkah untuk mengendalikan wabah virus corona.

Di dalam surat pengunduran diri Atlas bertanggal 1 Desember 2020, ia memuji kerja administrasi Trump pada pandemi virus corona, sambil berharap yang terbaik untuk pemerintahan Biden yang akan datang.

"Saya menulis untuk mengundurkan diri dari posisi saya sebagai Penasihat Khusus Presiden Amerika Serikat," kata Atlas, berterima kasih atas kehormatan dan hak istimewa untuk melayani atas nama rakyat Amerika, seperti dikutip dari Fox News, Selasa (1/12).

"Saya bekerja keras dengan fokus untuk menyelamatkan nyawa dan membantu orang Amerika melewati pandemi ini," tulis Atlas.

Selama ini dia selalu mengandalkan sains dan bukti terbaru, tanpa pertimbangan atau pengaruh politik apa pun.

“Seiring berjalannya waktu, seperti semua ilmuwan dan sarjana kebijakan kesehatan, saya mempelajari informasi baru dan mensintesis data terbaru dari seluruh dunia, semuanya dalam upaya memberi Anda informasi terbaik untuk melayani kepentingan publik yang lebih besar,” tulis Atlas.

Ia menambahkan bahwa saran-saran yang ia berikan untuk Amerika selalu difokuskan untuk meminimalkan semua bahaya dari pandemi dan kebijakan struktural itu sendiri, terutama bagi kelas pekerja dan orang miskin.

Atlas, yang telah dikritik selama masa jabatannya karena menyerukan pembukaan kembali, dan mengatakan bahwa penguncian 'sangat berbahaya' bagi orang Amerika, mengatakan bahwa meskipun beberapa mungkin tidak setuju dengan rekomendasinya tersebut, setiap orang diberikebebasan untuk bertukar ide, saran, dan ilmu yang mengarah pada kebenaran ilmiah, yang merupakan dasar dari masyarakat yang beradab.

Atlas mengucapkan terima kasih, karena semenjak ia memasuki Gedung Putih banyak hal baru yang bisa dia dapat dan pelajari.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Gempa Mamuju, Ustad Das\'ad Latif Nyaris Jadi Korban

Jumat, 15 Januari 2021
Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021

Artikel Lainnya

Italia Resmi Perpanjang Situasi Darurat, Ini Enam Hal Yang Dibatasi Dengan Ketat
Dunia

Italia Resmi Perpanjang Situ..

16 Januari 2021 22:49
Cerita Sri, WNI Yang Divaksin Covid-19 Di Italia: Hanya Pegal
Dunia

Cerita Sri, WNI Yang Divaksi..

16 Januari 2021 22:16
Tersandung Skandal Tunjangan Anak, Pengunduran Diri Pemerintah Belanda Simbolis Belaka?
Dunia

Tersandung Skandal Tunjangan..

16 Januari 2021 21:52
Belasan Tentaranya Terinfeksi Virus Corona, Dua Pangkalan AS Di Korea Selatan Perketat Pengawasan
Dunia

Belasan Tentaranya Terinfeks..

16 Januari 2021 20:35
Republik Panama Akan Vaksin Rakyatnya, Sukmo Harsono Siap Jadi Dubes Pertama Yang Divaksin
Dunia

Republik Panama Akan Vaksin ..

16 Januari 2021 18:23
Demonstran Myanmar Bentrok Dengan Aparat, Tuntut Pengadilan Segera Sidangkan Kasus Biksu Radikal Ashin Wirathu
Dunia

Demonstran Myanmar Bentrok D..

16 Januari 2021 17:47
Bukan Kelelawar, Ahli Virologi China Ini Sebut Asal-usul Virus Corona Berasal Dari Cerpelai
Dunia

Bukan Kelelawar, Ahli Virolo..

16 Januari 2021 17:29
Mayat Yang Ditemukan Mengapung Di Sungai Taiwan, Diduga Pelajar Indonesia Yang Tenggelam Saat Malam Tahun Baru
Dunia

Mayat Yang Ditemukan Mengapu..

16 Januari 2021 16:31