Tidak Ada Menu Mewah Lagi Di Acara Pesta Pemilu Kuwait

Pemilu di Kuwait/Net

Pemilu di Kuwait tahun ini sangat berbeda dengan pemilu tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada perjamuan mewah seperti daging domba, gula-gula beraneka macam, atau kue-kue enak. Tenda-tenda yang biasanya berisi perjamuan mewah itu kini nampak sepi, di musim pemilihan di negeri yang kaya minyak itu.   

Pandemi virus corona telah membuat pemerintah memberikan larangan acara-acara, bahkan kampanye hanya boleh berlangsung dengan minimalis.

Kuwait memiliki kehidupan politik yang dinamis dengan parlemen aktif yang tidak ragu-ragu untuk menjalankan tugas pemerintah. Kampanye pemilihannya, walau tidak semewah biasanya tetap dianggap meriah.

BIasanya, dalam acara pemilihan parlemen sebelumnya, Fahd Mohammed Al-Moutairi biasa mengatur pesta untuk setengah lusin kandidat, dan semua bertujuan untuk menyenangkan para pemilih, di restorannya "Tayba", yang terletak di utara ibu kota Kuwait City.

"Kami biasanya menyiapkan daging domba dan nasi bakar untuk makan malam selama kampanye yang bisa berjalan hingga dua bulan. Tapi virus corona menghancurkan semuanya," katanya kepada AFP.

Hilangnya bisnis merupakan pukulan lain bagi pemilik restoran yang menderita selama berbulan-bulan penguncian untuk membendung penyebaran virus di Kuwait, yang telah mencatat lebih dari 142.000 infeksi dan hampir 900 kematian.

Federasi Restoran Kuwait mengatakan, acara kampanye dapat menelan biaya hingga ribuan dinar Kuwait dan menarik massa sebanyak 2.000 tamu.

Selain makan besar, para pemilih biasanya disuguhi kopi dan kurma.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Pidato Perpisahan Donald Trump: Saya Pergi Dari Tempat Megah Ini Dengan Hati Yang Setia Dan Gembira
Dunia

Pidato Perpisahan Donald Tru..

20 Januari 2021 07:52
Irak Tunda Pemilu Hingga Oktober, Aktivis:  Ini Seperti Tusukan Terhadap Tuntutan Kami
Dunia

Irak Tunda Pemilu Hingga Okt..

20 Januari 2021 07:21
Putin Dicurigai Ada Di Balik Kerusuhan Capitol Hill, Hillary Clinton Dan Nancy Pelosi Desak Kongres AS Bentuk Tim Investigasi
Dunia

Putin Dicurigai Ada Di Balik..

20 Januari 2021 06:58
Hitungan Jam Jelang Pelantikan Biden, Washington DC Bagai Kota Hantu Yang Dijaga Tentara
Dunia

Hitungan Jam Jelang Pelantik..

20 Januari 2021 06:33
Pakar Kesehatan Ragukan Target Herd Immunity Covid-19 Korsel
Dunia

Pakar Kesehatan Ragukan Targ..

19 Januari 2021 23:36
Meksiko Siap Suntik 7,4 Juta Dosis Vaksin Sputnik V Pada Akhir Maret
Dunia

Meksiko Siap Suntik 7,4 Juta..

19 Januari 2021 23:10
Maroko Dapat Dukungan 40 Negara Atas Solusi Otonomi Di Sahara
Dunia

Maroko Dapat Dukungan 40 Neg..

19 Januari 2021 23:00
Argentina Diguncang Gempa Berkekuatan 6,8 M, Gubernur Sergio Unac Minta Warga Tetap tenang
Dunia

Argentina Diguncang Gempa Be..

19 Januari 2021 16:53