Bocah Laki-laki Di Swedia Dikurung Selama 28 Tahun, Ketika Ditemukan Kondisinya Sangat Mengenaskan

Apartemen tempat ibu menyekap anaknya selama 28 tahun/Net

Pihak kepolisian Stockholm saat ini sedang menyelidiki kasus seorang wanita berusia 70-an yang dicurigai menyekap putranya selama 28 tahun di sebuah apartemen di selatan ibukota Swedia.

Jaksa Emma Olsson, yang memimpin penyelidikan awal, mengatakan bahwa wanita itu ditahan dengan tuduhan melakukan perampasan kemerdekaan secara tidak sah, dan telah menyebabkan cedera tubuh yang menyedihkan.

Olsson mengatakan putra yang kini berusia 41 tahun itu ditemukan oleh seorang kerabat yang kemudian memberi tahu pihak berwenang. Laki-laki itu ini dilaporkan mengalami kekurangan gizi dan hampir tanpa gigi. Kerabat menemukannya terbaring di lantai penuh luka.

Kerabat yang tidak diidentifikasi namanya itu mengatakan bahwa ada air seni, kotoran, dan debu di mana-mana dan baunya busuk.

“Kami tidak bisa membahas jenis cedera apa yang dia alami,” kata Olsson, seperti dikutip dar AP, Rabu (2/12).

"Sang ibu diduga melakukan perampasan kemerdekaan secara ilegal dan menyebabkan cedera tubuh," kata juru bicara kepolisian Stockholm Ola Osterling.

"Pria itu ada di rumah sakit. Lukanya tidak mengancam nyawa," tambah Osterling.

Surat kabar Swedia Expressen menulis,  pria malang itu pertama kali ditemukan pada hari Minggu (29/11) oleh seorang kerabat yang menengok rumah itu di saat sang ibu -yang kini jadi tersangka-- sedang dirawat di rumah sakit.

Kerabat itu kemudian pergi ke flat dan mendapati pintu utama tidak terkunci dan memasukinya. Kemudian dia mendengar suara dari dapur dan melihat laki-laki malang itu terbaring di atas selimut di lantai dengan kondisi mengenaskan.

Menurut menyelidikan, sang ibu menarik putranya keluar dari sekolah ketika dia berusia 12 tahun dan menahannya di dalam rumah sejak itu.

Jaksa Olsson mengatakan penyelidik akan segera mewawancarai ibu, putranya, dan saksi terkait kasus tersebut.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Tanggapi Laporan Panel WHO, Jubir: China Bukan Yang Terbaik Tapi Lebih Baik Dalam Penanganan Krisis Kesehatan
Dunia

Tanggapi Laporan Panel WHO, ..

20 Januari 2021 18:24
Ulama Kanada Minta Umat Islam Agar Tidak Terprovokasi Teori Konspirasi Vaksin Covid-19
Dunia

Ulama Kanada Minta Umat Isla..

20 Januari 2021 18:11
Tentara AS Kedapatan Bantu ISIS Rencanakan Serangan Di Monumen 9/11
Dunia

Tentara AS Kedapatan Bantu I..

20 Januari 2021 17:37
Menlu Zimbabwe Meninggal Terinfeksi Covid-19
Dunia

Menlu Zimbabwe Meninggal Ter..

20 Januari 2021 17:17
Penyebab Efek Samping Kelumpuhan Wajah Usai Disuntik Vaksin Pfizer Belum Diketahui
Dunia

Penyebab Efek Samping Kelump..

20 Januari 2021 16:54
Pabrik Tempe Indonesia Pertama Resmi Dibuka Di Shanghai
Dunia

Pabrik Tempe Indonesia Perta..

20 Januari 2021 16:33
Desa Kecil Di India Penuh Suka Cita Rayakan Pelantikan Kamala Harris
Dunia

Desa Kecil Di India Penuh Su..

20 Januari 2021 16:09
Kantongi Dukungan Di Senat, Pemerintahan Conte Di Italia Terselamatkan
Dunia

Kantongi Dukungan Di Senat, ..

20 Januari 2021 16:05